0

Gebraknews.co.id, Jakarta -Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah mulai merebak di tengah masyarakat saat ini.

di Kelurahan Jatipulo misalnya, namun sejumlah warga  mengeluhkan pihak Puskesmas Kelurahan Jatipulo Kecamatan Palmerah dan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang belum melakukan fogging atau pengasapan dirumah-rumah penduduk kawasan yang terkena DBD sebagai upaya untuk pemberantasan nyamuk berbahaya itu.

Pantauan dilapangan dan laporan masyarakat, hingga saat ini sejumlah warga baik dewasa maupun anak-anak yang terserang penyakit DBD positif dibawa berobat antara lain di Rumah Sakit Bhakti Mulia.

Sri Herawati, salah seorang warga Rw 010, Kelurahan Jatipulo, Kecamatan Palmerah mengatakan putrinya bernama Naysila yang berumur 5 tahun sudah 5 malam ini masuk rumah sakit Karena mengalami penyakit DBD Positif. Sampai saat hingga pulang belum juga di lihat maupun di tindaklanjuti oleh Pemerintah Kelurahan Jatipulo.

“Saya menduga anak saya terserang DBD berasal dari rumah, karena tempat tinggal saya memang di dalam gang. Pas ketika pagi hari setelah bangun tidur anak saya langsung kelihatan meriang seperti demam, panas badannya naik turun hingga kami bawa ke Klinik umum Medika dan panas tersebut belum kunjung turun hingga saya bawa ke rumah sakit Bhakti Mulia. Dokter menyatakan positif DBD,” ujar Sri Herawati, Minggu (10/02/2019).

Sri Herawati pun mengeluhkan kepada Puskesmas dan instansi terkait tidak ada antisipasi dini paling tidak melakukan pengasapan.
“Sampai saat ini belum ada fogging dari Puskesmas maupun Dinkes, padahal cuaca saat ini tidak menentu. Saya menyesalkan sikap Puskesmas maupun Dinkes yang lamban dalam menanggulangi penyakit DBD,” sesalnya.

Menurut Sri Herawati, penanggulangan atau antisipasi serangan penyakit DBD seharusnya menjadi program utama Kelurahan Jatipulo, Kecamatan Palmerah Jakarta Barat melalui instansi terkait setiap kapan pun karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan harus menjadi prioritas utama karena menyangkut jiwa manusia.

Sri Herawati berharap kepada Puskesmas Jatipulo atau instansi terkait untuk segera melakukan fogging agar korban tidak bertambah. “Pemerintah melalui Puskesmas ataupun Dinkes harusnya cepat tanggap ter­hadap kasus DBD ini, ka­rena virus dengue yang diba­wa nyamuk aedes ae­gipty cepat berkembang biak,” sarannya.

(CR16)


Like it? Share with your friends!

0

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format