Perkara GORR Terus Bergulir, Kini Giliran Gubernur Gorontalo Diperiksa

Gebraknews.co.id, Gorontalo – Perkara kasus dugaan korupsi Gorontalo Outer Ring Road (GORR) terus berlanjut. Kali ini, giliran Gubernur Gorontalo Rusli Habibie diperiksa dan dicecar setidaknya 20 pertanyaan oleh penyidik. Orang nomor satu di Gorontalo itu memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Kamis (16/5).

Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Firdaus Dewilmar mengatakan, sejauh ini belum ada penetapan status tersangka, kehadiran Rusli ke Kejaksaan masih sebagai saksi dalam kasus dugaan Korupsi GORR tersebut.

Muat Lebih

“Belum ada penetapan status, pemeriksaan saksi dan tersangka masih kita evaluasi, sejauh ini pemanggilan Rusli masih sebagai saksi,” ungkap Firdaus Dewilmar.

Saat pemeriksaan, sedikitnya 20 pertanyaan yang di layangkan oleh Penyidik kepada Rusli, seperti pengadaan lahan tanah pembangunan GORR dan keberlanjutan pembangunan GORR. Hal itu di sampaikan Rusli saat di temui usai pemeriksaan.

“Saya di berikan kurang lebih 20 pertanyaan, adapun pertanyaannya seputar pengadaan tanah, penetapan lokasi dan pertanyaan kebijakan lainnya. Seperti, kelanjutan pembanguan GORR apakah mau di lanjutkan atau tidak,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Sementara itu, Kepala Kejaksan Tinggi Gorontalo Firdaus Dewilmar menyampaikan bahwa proses penyelesaian kasus sejauh ini tidak ada masalah dan sudah ada analisis kerugian negara dari pihak akademis, walaupun belum ada dari pihak BPKP sendri.

“Proses penyelesaian kasus ini kita tidak memiliki kendala. Sekarang pemeriksaan sudah mendekati 90 persen, kita tinggal merapikan berkas. Beberapa barang bukti sementara kita klaster,” jelasnya.

Lanjut Firdaus, bahwa pemanggilan Rusli menjawab ekspetasi masyarakat yang selama ini menganggap Kejaksaan tidak pernah memanggil orang nomor satu di Gorontalo itu. Pihaknya pun berharap masyarakat berdoa agar penetapan tersangka tidak akan lama.

“Ini juga menjawab ekspetasi masyarakat bahwa Rusli tidak di panggil oleh Kejakaaan. Sehingga, doakan kami dalam waktu yang tidak lama akan ada penetapan tersangka,” pungkasnya.

(Bachrudin)

Pos terkait