Rian Djafar: Dari Tiga Baliho Menuju Tiga Besar Menduduki Kursi DPRD Provisi Gorontalo

Gebraknews.co.id, Gorontalo – Deretan baliho para caleg berjejeran di jalanan ternyata mampu menarik simpati para masyarakat. Namun ada yang berbeda dari deretan baliho kali ini yakni baliho tanpa foto caleg dan paling terkecip ukurannya dari semua baliho namun ketika di telusuri pada masyarakat sepertinya mereka paham betul siapa orang dari baliho tanpa wajah tersebut. Dia tiada lain adalah Rian Djafar, Caleg Provinsi Gorontalo dapil Boalemo-Pohuato dari Partai Perindo dengan nomor urut 9.

Ketika di konfirmasi kenapa balihonya berbeda dengan yang lainya tetapi mampu menarik simpati rakyat, caleg Perindo Rian Djafar kepada wartawan kami mengutarakan, bahwa hal itu merupakan metode klasik agar masyarakat punya keinginan lebih untuk mengetahui siapa calon wakil rakyatnya untuk duduk di bangku DPRD, ketika mereka menaruh harapan kepada calon itu.

Muat Lebih

“Baliho hanya salah satu metode dari sekian banyak metode untuk menarik simpati rakyat, saya pikir ini metode klasik. Paling utama adalah pesan yang disampaikan dari baliho itu, wajah saya memang tidak nampak di baliho, namun hal itu punya pesan tersirat bagi mereka yang benar-benar menaruh harapan kepada saya. Mereka pasti akan mencari tau siapa Rian Djfar ini tanpa harus saya umbar-umbar janji manis untuk menarik simpati rakyat,” beber Caleg Muda Perindo Gorontalo, Sabtu (13/4).

Rian Djafar merupakan salah satu caleg muda yang mendominasi Partai Perindo di Gorontalo, usianya yang baru 26 tahun ini menjadikan dirinya lebih percaya diri dalam maju dan berpartisipasi pada pesta demokrasi kali ini, kendati Rian Djafar merupakan politisi muda dan pendatang baru di Dapil Boalemo-Pohuwato namun nama Rian Djafar melesat jauh menggungguli para politisi senior yang sudah lama terjun dalam politik praktis. Hal ini terlihat jelas dari hasil survei yang beberapa pekan kemarin merilis nama Rian Djafar masuk dalam salah satu daftar caleg yang siap duduk di Kursi DPRD Puncak Botu, Provinsi Gorontalo.

Rian Djafar/Ist

“Hasil survei kemarin memang benar nama saya keluar dalam daftar caleg yang siap menuju puncak botu, namun saya tidak bisa terlena dengan hasil survei itu, saya harus tetap bekerja dan terjun langsung kepada masyarakat. Masyarakat hari ini sudah cerdas mereka paham siapa yang pantas di titipkan anamah dan itu cukup membuat saya lega, hasil survei sudah membuktikan, tinggal kita buktikan pada 17 April nanti,” jelas Rian Djafar.

Rian Djafar bersyukur walaupun baliho yang dipasangnya hanya pada tiga tempat berbeda tanpa menyertakam wajahnya namun masyarakat punya keinginan mencari tau dengan jelas siapa caleg di baliho tersebut.

“Alhamdulillah, baliho saya yang hanya di letakan pada 3 tempat namun mampu meyakinkan para masyarakat. Saya pikir pada pemilu kali ini masyarakat kita sudah lebih cerdas,” ungkapnya.

Menjelang masa tenang, Rian Djafar menghimbau agar masyarkat senantiasa menjaga persaudaraan, jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita hoaks, 17 April nanti datang ke TPS  untuk memilih dan pilih pemimpin yang mampu membawa aspirasi mayarakat bukan sekedar janji semata

“Ini akan memasuki masa tenang, kepada masyarakat Boalemo-Pohuwato agar tetap jaga persatuan, jaga persaudaraan walaupun berbeda pilihan. Jangan lupa datang ke TPS 17 April gunakan hak pilih anda dan pilih pemimpin yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tutup Caleg Provinsi Gorontalo No 9 dari Parti Perindo Dapil Boalemo-Pohuwato ini.

(Bachrudin)

Pos terkait