35 Petani Anggota Poktan Ika Sapa Sejahtera Peserta Program OFPM PTI Labuhanbatu Tandatangani Akad KUR Tani BNI

Gebraknews.co.id, Rantauprapat – Tiga puluh lima petani padi (sawah) dari Desa Sei Nahodaris, Kecamatan Panai Tengah, dan Desa Sei Jawi-Jawi, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Ika Sapa Sejahtera, menandatangani perjanjian akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani dari Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantauprapat, Rabu (22/9/2021).

Penandatanganan perjanjian akad KUR Tani dari BNI tersebut dilaksanakan di Gedung Nasional Rantauprapat, yang merupakan realisasi program On Farm Petani Mandiri (OFPM), diusung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Sumut dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PTI Labuhanbatu.

Disela-sela acara penandatanganan akad oleh petani, Ketua DPC PTI Labuhanbatu, Arwinsyah Ginting, kepada Gebraknews.co.id mengatakan, penandatanganan perjanjian akad KUR Tani dari BNI tersebut merupakan realisasi program On Farm Petani Mandiri yang diusung PTI, bertujuan membantu para petani dalam aspek permodalan.

Disebutkan Arwinsyah, selama ini, untuk bisa berproduksi, petani banyak terjerat hutang kepada para tengkulak. Para tengkulak umumnya adalah pemilik kilang padi yang sesukanya mempermainkan harga gabah hasil panen petani.

“Kita tau selama ini petani banyak terjerat hutang kepada para tengkulak. Harga gabah hasil panen petani ditentukan sesuka hati oleh tengkulak. Inilah penyebab petani hutangnya tak pernah lunas. Akibatnya taraf hidup petani padi di daerah ini dari tahun ke tahun pada umumnya jauh dari kategori sejahtera,” ujarnya.

Karena itulah, lanjut Arwinsyah, PTI mengusung program On Farm Petani Mandiri dalam aspek permodalan petani dengan menggandeng pihak perbankan.

Dijelaskannya, Program On Farm Petani Mandiri yang didukung oleh BNI ini merupakan program integrasi dari hulu hingga hilir untuk memfasilitasi para petani padi, mulai dari akses pembiayaan, sarana produksi pertanian, penyuluhan, asuransi tani, hingga pasar.

“Penandatanganan perjanjian akad yang dilaksanakan ini merupakan realisasi pemberian bantuan KUR Tani berupa pembiayaan modal kerja dari BNI dengan bunga pinjaman sebesar 6 % per tahun. Ini adalah realisasi tahap I. Untuk tahap selanjutnya (tahap II) dijadwalkan akan dilaksanakan pada Sabtu (25/9/2021), di Desa Sei Jawi-Jawi, Kecamatan Panai Hulu,” kata Arwinsyah Ginting.

Sementara, di tempat yang sama, Ketua Poktan Ika Sapa Sejahtera, Najuan, mengatakan, dengan adanya program On Farm Petani Mandiri PTI Labuhanbatu yang mendapat dukungan BNI dalam hal pemberian bantuan KUR Tani berupa pembiayaan modal kerja kepada para petani, diharapkan dapat meningkatkan produktifitas dan produksi padi yang berkualitas serta terhindar dari jeratan hutang kepada para tengkulak.

Sebab, lanjut Najuan, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani adalah dengan melakukan upaya peningkatan produktifitas dan produksi petani. Untuk mencapai hal tersebut petani butuh bibit unggul, pupuk, pestisida dan peralatan lainnya. Hal itu semua tentulah butuh biaya. Karena itu, pihaknya menyambut baik adanya program On Farm Petani Mandiri PTI Labuhanbatu yang menghadirkan BNI selaku pihak yang mendukung pembiayaan petani untuk bisa berproduksi.

“Kita berharap dengan adanya program On Farm Petani Mandiri, produksi gabah petani khususnya di Kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah, dan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu ini dapat meningkat dari 4 hingga 5 ton per hektar  menjadi 7,5 sampai 8 ton per hektar untuk sekali panen,” kata Najuan. (Dhedi)

Pos terkait