Antisipasi Derasnya Aliran Kali Brantas dan Tumpukan Sampah, DLHKP Siagakan Personel di Area Jembatan Cagar Budaya

Gebraknews.co.id, Kota Kediri – Kewaspadaan terhadap meningkatnya debit aliran Sungai Brantas pada awal Maret 2026 terus diperketat. Pemerintah Kota Kediri menyiagakan personel gabungan di area bawah jembatan lama yang merupakan cagar budaya, guna mengantisipasi tumpukan bambu maupun sampah kiriman yang berpotensi membahayakan struktur bangunan.

Sejumlah petugas dari DLHKP, BPBD, PUPR Kota Kediri, serta Perum Jasa Tirta I dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan pembersihan secara berkala. Langkah ini dilakukan demi menjaga kelancaran arus sungai sekaligus melindungi keberadaan jembatan bersejarah tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri agar pemerintah daerah aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan strategis dan bersejarah.

“Kegiatan ini bagian dari upaya menjaga kebersihan sekaligus melestarikan jembatan lama sebagai cagar budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Perum Jasa Tirta I, Edi Supriantoro, menuturkan bahwa metode manual dipilih demi menjaga keamanan dan kelestarian struktur jembatan.

“Ini memang rutin saat musim hujan. Hampir selalu ada kiriman pring dari selatan. Jadi kami lakukan penguraian lalu dihanyutkan, nanti di bendungan baru diangkat,” jelasnya.

Selain penanganan rutin, Pemkot Kediri bersama instansi teknis juga mengkaji langkah jangka panjang untuk mencegah sampah kiriman terus menumpuk di kaki jembatan. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian cagar budaya, tetapi juga mempertahankan fungsi sungai dan mewujudkan Kota Kediri yang bersih serta asri.

Penulis: Heru
Editor: R. Piliang

Pos terkait