Antisipasi Dini dan Kordinasi yang Baik Pemkab Rohil Membuat Wilayah Seribu Kubah Nihil Kasus Penularan Covid-19

Gebraknews.co.id, Rohil – Dari 14 kabupaten kota se-Riau, Rohil salah satu wilayah yang berstatus masih zona hijau dan tercatat nol dari kasus penularan covid 19. Hal itu disampaikan Bupati Suyatno dalam pidatonya saat menghadiri penyerahan Kwarda Pramuka Riau ke Kwarcap Rohil, Minggu malam, (21/6/20).

Bupati Suyatno memberikan sambutan saat menghadiri penyerahan Kwarda Pramuka Riau ke Kwarcap Rohil. 

Salahsatu langkah yang dilakukan Pemkab Rohil adalah mengantisipasi sejak dini wabah tersebut. Mengetahui Kota Wuhan, China dilanda wabah virus covid 19, jauh sebelum mewabah ke Indonesia Suyatno sudah mengambil langkah antisipasi.

Bacaan Lainnya

Langkah awal yang dilakukannya adalah melakukan persiapan guna memutus mata rantai penyebaran dan mensterilkan tiap jengkal wilayah yang berjulukan seribu kubah itu. Melakukan rapat internal pada tanggal 16 pebruari bersama OPD guna membahas teknik mengcaunter penularan Covud-19 tersebut.

Tak luput, Suyatno juga berikhtiar dengan memperbanyak berdo’a kepada yang Kuasa serta melalukan zikir bersama para ulama dan mengajak seluruh elemen untuk melakukan hal yang sama.

Selanjutnya, pada 18 Februari, Suyatno langsung membentuk Gugus Tugas dan membangun Pos Covid di setiap RT pintu masuk ke Bagan Siapiapi dan Wilayah Rohil. Hal ini dilakukan untuk memantau arus masuk dan mendeteksi
potensi gejala penularan.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian tampa masyarakat. Menyelamat jiwa masyarakat adalah hukum tertinggi,” tambahnya.

Mengetahui Covid-19 adalah ancaman terbesar, Suyatno kemudian membangun sistem terpadu dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten secara terkontruksi. Tak sampai disitu, Suyatno juga membangun sinerginitas kepada semua instansi dan elemen masyarakat dalam menjaga wilayah Rohil dari penularan wabah Covid-19 dengan membangun kesadaran masyarakat.

Dengan mengerakkan kekuatan penuh TNI Polri dan Satpol PP, Suyatno mengintruksikan agar terus menerus meminimalisir pelangaran aturan protokol kesehatan oleh masyarakat yang bisa berpotensi terciptanya ruang bagi covid 19 agar ditindak dengan tegas.

Setelah masa new normal diberlakukan, pihaknya juga terus menghimbau agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“New normal bukan berarti kita beraktivitas seperti biasa, tapi ada mekanisme dan aturan protokol kesehatan yang harus ditaati dalam melakukan aktivitas dan rutinitas,” katanya lagi.

Suyatno menghawatirkan masyarakat salah menangapi masa new normal dan mengabaikan protokol kesehatan yang bisa berpotensi masuknya virus covid 19 di Rohil.

“Saya juga belum berani untuk membuka sekolah, melihat grafik kasus covid 19 di beberapa daerah masih terus naik,” tutupnya.

Saat ini, memang wilayah Rohil masih berstatus aman dari penyebaran Covid-19. Meski begitu, Bupati terus menghimbau agar masyarakat waspada dan memperhatikan protokol kesehatan dengan bijak.

(Cahyani)

Pos terkait