Gebraknews.co.id. Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam memberikan piagam penghargaan kepada salah satu siswi kelas VI SDN 001 Batam, Dintara Larasati Rohandi. Dintara, kelahiran 4 November 2013, telah mengharumkan Kota Batam hingga Provinsi Kepri dengan mewakili daerah di kancah nasional dan meraih juara II Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Piagam tersebut langsung diserahkan oleh Ketua PWI Batam, M. A. Khafi Anshary, kepada Dintara, yang disaksikan langsung oleh Kepala Sekolah SDN 001 Batam, H. Yendri Sarman, serta ibundanya, Fuji Rahayu, di Kantor PWI Batam, Jumat (3/10/2025).
Sekretaris PWI Batam, Romi Chandra, mengatakan, PWI Batam saat ini mulai mendorong pemberitaan positif di dunia pendidikan dengan mengekspos prestasi siswa sekolah.

“Bukan berarti kita tutup mata terhadap penyelewengan dana BOS seperti yang sering diberitakan. Kita ingin dunia pendidikan kondusif, tapi kita juga selalu awas sehingga tetap tajam dalam mengkritik,” ujarnya.
Romi Chandra menambahkan bahwa mengundang siswa berprestasi ke kantor PWI Batam lalu mewawancarainya tentang keberhasilan adalah wujud sederhana dari perhatian yang harus mulai diberikan kepada siswa berprestasi.
“Karena berdampak positif kepada siswa sehingga mendorong mereka saling berlomba dalam meraih prestasi,” kata Romi.
Di sela wawancara, Dintara dan Fuji juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan, Hendri Arulan, melalui panggilan video daring.
“Terima kasih sudah mengharumkan nama dan menjadi kebanggaan dunia pendidikan di Kepri, khususnya Batam, di tingkat nasional. Terus belajar dan berprestasi. Bagi orang tua Dintara, teruslah membimbing serta memberikan fasilitas dan dukungan untuk kemajuan prestasi anaknya,” kata Hendri.
Kepala Sekolah SDN 001 Batam, H. Yendri Sarman, mengapresiasi langkah PWI Batam. “Selama ini pemberitaan tentang prestasi yang diraih sekolah jarang sekali terekspos. Kami mengapresiasi langkah PWI Batam karena ini juga sangat memotivasi kami,” katanya.
Yendri menjelaskan bahwa sekolah memiliki program pembinaan siswa berprestasi. Dintara merupakan siswi pindahan dari Jakarta yang duduk di bangku kelas IV. Sejak awal kepindahannya, Dintara cukup menonjol.
“Saya lihat rapornya bagus, sehingga menjadi pertimbangan untuk dididik sebagai siswa berprestasi, dan orang tuanya pun mendukung,” jelas Yendri.
Yendri menilai Dintara merupakan siswa yang multitalenta, menguasai beberapa bidang mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. “Dia ini seperti joker. Berbagai kegiatan dia kuasai. Saya juga kaget, ternyata Dintara juga masuk pasukan Paskibra sekolah, dokter kecil, dan senam juga,” bebernya.
Dintara mengaku tidak menyangka bisa mencapai kancah nasional. Berkaca pada OSN tahun sebelumnya, ia hanya sampai di tingkat kota. “Jadi sampai bisa juara II tingkat nasional, saya merasa wow gitu, alhamdulillah,” ucapnya sambil mengekspresikan kegembiraannya.
Dintara mengaku bahwa prestasinya itu ia raih dengan durasi belajar yang biasa saja, yakni belajar saat di sekolah saja. Di rumah ia menghabiskan waktu seperti anak seusianya, dengan bermain dan membantu ibunya.
Fuji, ibunda Dintara, mengaku bahwa ia tidak pernah memberikan tambahan les akademik di luar jam sekolah. “Kami tidak mau menekan anak untuk belajar. Kami menghargai dan membiarkan anak menikmati masa kecil sesuai usianya. Dan semoga apresiasi PWI Batam terhadap Dintara ini juga dapat memotivasi anak-anak lainnya untuk belajar lebih giat,” ujarnya.








