BNPB RI Kurang Koordinasi Lukai Hati Wartawan Natuna

Ketua PWI Natuna M Rapi bersama Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim

Natuna (Gebraknews)- Penyerahan Piagam kepada anya dua orang wartawan  Natuna oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Repoblik Indonesia dinilai tak tepat sasaran. Karena banyak wartawan di Natuna  yang seharusnya mendapatkan  penghargaan

‘’Kami harapkan adanya kebijakan dari BNPB untuk melakukan revisi terkait penerima penerima penghargaan Junarlistik ,” kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Natuna, Muhamad Rapi, Selasa (18/2/2020)

Bacaan Lainnya

Rapi meminta BNPB RI melakukan pendataan ulang terhadap wartawan mana yang layak dapat pengharggaan karena wartawan di Natuna ini ada sekirat 60 orang semuanya aktif melakukan liputan. Selama ini, BNPB hanya mengandalkan data dari segelintiran wartawan lokal saja .

“Seharusnya data tidak hanya bersumber dari data sgelintiran wartawan saja, tapi juga dari sumber lain. Misalnya, dari Humas Pekab Natuna, organanisasi wartawan yang ada di Natuna, ‘’ungkap Rapi.

Dia berharap seluruh wartawan yang ada di Natuna di data ulang silahkan berikan penghargaan oleh BNPB RI mana menurunya yang layak.

‘’Saya berharap wartawan Natuna layak dapat penghargaan dari BNPB RI, karena selama WNI dari China menjalan karantina di anggar Lanud Raden Sajad Natuna semua wartawan aktif memberitakan dan mensoalisasikan kepada masyarakat, ‘’ujar Rapi.

Diketahui,  BNPB RI telah memberikan piagam Penghargaan kepada dua orang wartawan dan satu organisasi Wartawan (PWI).

Ketua AJOI Natuna Roy Sianipar dan Ketua AJOI Kepri dan jajaran Pengurs Natuna

Sementara itu Ketua Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Natuna, Roy Sianipar juga  menyarankan Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian-nya, jika ingin kegiatan dipublikasi maksimal di kabupaten Indonesia Bagian Utara ini, silahkan koordinasi ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan AJOI Natuna. Karena kedua organisasi ini, yang eksis di Natuna.

“PWI adalah organisasi tertua di Indonesia, jelas pengurus dan anggota jumlahnya cukup banyak di Natuna dan AJOI walaupun organisasi baru di Natuna tapi anggotanya cukup banyak ,” kata wartawan media Rakyat ini.

Menurut Roy, selama ini, PWI dan AJOI Natuna selalu sejalan. Bergerak bersama dalam publikasi demi kepentingan pembangunan kabupaten yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai Karantina Virus Corona  ini. Otomatis, jika Pemerintah RI, melalui Kementerian ingin kegiatannya dipublikasi maksimal, silahkan koordinasi.

“Pengurus dan anggota PWI dan AJOI Natuna terdaftar di Bagian Humas dan Protokoler Setda Natuna,” tegas Roy. “Jelas wartawan tergabung di dua organisasi ini, bukan kaleng-kaleng dalam penulisan jurnalistik.”

Sementara, selama ini, kegiatan pembangunan dan kemanusiaan dilaksanakan Pemerintah RI, melalui Kementerian Kesehatan dan BNPB RI, tidak pernah berkoordinasi ke PWI dan AJOI Natuna. Sehingga sering terjadi miskomunikasi dalam pemberitaan, sebab awak media Natuna yang profesional, sulit melakukan konfirmasi.

“Selama pemberitaan untuk kepentingan Natuna, kami selalu siap mendukung,” tegasRoy.

Hal ini saat dikomfirmasi Whatspp Direktur PLP BNPB RI,Rustian sampai berita ini di terbitkan belum ada jawaban  (Red)

 

Pos terkait