BP Batam Tak Beri Bantuan Hukum ke Oknum Pemalsu Dokumen

Gebraknews.co.id, Batam – Sehubungan dengan adanya oknum pegawai Badan Pengusahaan (BP) Batam yang diamankan aparat Kepolisian dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pemalsuan faktur Uang Wajib Tahunan (UWT) senilai Rp2,8 milyar, seperti yang telah beredar dalam pemberitaan di media massa, BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar memberikan pernyataan sikap.

Dendi menyebut, BP Batam tidak akan memberikan bantuan hukum kepada oknum yang bersangkutan.

Bacaan Lainnya

“Kami tegaskan bahwa BP Batam tidak akan memberikan bantuan hukum kepada oknum yang telah memalsukan faktur UWT,” terang Dendi melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/7/2020).

Terkait sistim pelayanan dokumen lahan Dendi menerangkan, faktur UWT diterbitkan  secara online.

“Dalam proses pelayanan dokumen lahan, Faktur UWT diterbitkan secara online dan hanya bisa dilihat atau diakses oleh pemohon,” tambahnya.

Kedepannya, Dendi menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap praktek percaloan semacam ini.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dan hendaknya selalu waspada dengan praktek penipuan, pencaloan, dan hal-hal lainnya yang akan merugikan di kemudian hari,” tandasnya.

(Red)

Pos terkait