Bright PLN Batam Mantap Melangkah dengan Pembangkit EBT

Gebraknews. co. id. Batam – Vice President of Public Relation Bright PLN Batam, Samsul Bahri MM memastikan, keandalan kelistrikan di Batam akan terjaga hingga beberapa tahun ke depan, apalagi akan didukung pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT).

Dikatakan Samsul, dengan kondisi pembangkit yang ada saat ini, Bright PLN Batam masih memiliki cadangan sebesar 120 Megawatt (MW) dari beban puncak listrik di Batam sebesar 450 MW.

Bacaan Lainnya

“Pembangkit terbesar kami berkapasitas 65 MW, dengan cadangan sebesar 120 MW, tetap akan teratasi kalaupun ada gangguan di pembangkit utama saat ini,” ujarnya.

Selain itu, Samsul juga mengatakan, keandalan kelistrikan di Batam akan lebih maksimal dengan pembangkit listrik baru (PLTMG) berkapasitas 30 MW yang akan dibangun pada akhir 2020 atau awal 2021 nanti.

“Kami sudah lelang dan ada pemenangnya,” timpalnya.

Saat ini, lanjut Samsul, jika ada perusahaan yang mau masuk dengan kebutuhan tenaga 50 MW masih bisa dengan cadangan yang ada.

“Kami juga menjalankan komitmen dengan EBT (energi baru terbarukan), kami akan meningkatkan kapasitas pembangkit dengan teknologi yang lebih maju,” Samsul meyakinkan.

Untuk memulai hal itu, Samsul mengatakan bright PLN Batam telah bekerja sama dan menandatangani MoU dengan perusahaan asal Amerika Serikat (AS).

“Pembuatan pembangkit listrik dengan teknologi baru. Teknologinya mereka belum buka. Bahan bakarnya air laut dan limbah, bisa memproduksi listrik, solar, dan air bersih. Mereka persentasi dan sudah punya Success story di Orlando,” bebernya.

Pembangkit ramah lingkungan ini lanjut Samsu, akhir tahun atau awal tahun 2021 ini sudah dibangun.

“Pembangkit ini berkapasitas io sMw, ukurannya kecil, hanya sebesar kontainer 40 feet. Ini akan jadi solusi untuk daerah terpencil, kami tidak perlu pikirkan transfer BBM,” ujarnya.

Selain itu, bright PLN Batam juga akan bangun solar panel.

Solar panel dipilih karena sangat ekonomis untuk efisiensi.

“Kami sudah diskusi dengan penyedia solar panel dengan harga Rp900 per/kWh,” sebutnya.

Sebagai contoh, bright PLN Batam akan membangun 1 MW terlebih dahulu.

“Jadi untuk ketersediaan tahun ini sampai tahun depan, ada sekitar 40 MW akan dibangun,” tutupnya.***

Pos terkait