Bupati Hamid Rizal: Pemerintah Jamin Warga Penagi Aman dari Virus Corona

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal berdialog dengan masyarakat terkait cara mencegah penularan virus korona tipe baru di Kota Tua Penagi, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). Kawasan pemukiman ini hanya berjarak 1,3 kilometer dari lokasi observasi di hanggar Pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad. Bupati berupaya mendorong aktivitas warga di kabupaten Natuna dapat kembali berjalan normal. Kompas/Priyombodo (PRI) 06-02-2020

Natuna (Gebaraknews)-Bupati Natna H Abdul Hamid Rizal bersama jajaran dan FKPD temui warga kampung tua  Penagi, kelurahan Batu Hitam Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna Provinsi Kepri  Kamis (06/02/2020) pagi.

Seperti diketahui, Kampung Tua Penagi adalah salah satu pemukiman masyarakat terdekat dari lokasi observasi di hanggar Barat Lanud Raden Sadjad, jaraknya kurang lebih 1, 5 km.

Bacaan Lainnya

Kedatangan orang nomor satu di Natuna itu, untuk memastikan kebenaran isu eksodus warga setempat karena diselimuti rasa ketakutan.

Dihadapan ratusan masyarakat setempat Hamid Rizal menjelaskan jangan cemas dan khawatir terkait Natuna dijadikan lokasi kerantina 238 WNI dari Wuhan, China sedang menjalani observasi di Hanggar Barat Pangkalan Militer TNI AU Raden Sadjad Ranai.

” Saya harap masyarakat Kampung Tua penagi tidak lagi cemas dan khawatir yang berlebihan tetap beraktivitas seperti biasanya sebab beredarnya isu-isu diberbagai media sosial terkait virus  corona sehingga menimbulkan rasa ketakutan yang berlebihan,” kata Hamid Rizal.

Hamid Rizal mejelaskan, Informasi yang beredar itu perlu di chek kebenaranya, sebab banyak berita hoax di medsos terkait virus corona yang perlu diklarifikasi kebenarannya, terangnya.

Bupati Natuna ini memahami rasa khawatir dan was-was yang terjadi pada masyarakat Penagi terkena dampak virus corona yang bisa saja terbawa oleh para WNI dari Wuhan yang menjalani Observasi selama 14 hari kedepan. Hanya berjarak satu kilometer saja dari pemukiman masyarakat Kampung Tua Penagi.

” Saya akui kekawatiran masyarakat itu wajar, saya juga merasakan hal sama, namun Pemerintah daerah telah menyampaikan semua aspirasi masyarakat Natuna kepada Pemerintah Pusat. Pemerintah menjamin pemulangan WNI dari Wuhan, China yang kini dikarantina, tak membahayakan masyarakat Natuna mereka dalam kondisi baik dan sehat,”jelas Hamid Rizal

Warga Kota Tua Penagi, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, Kamis (6/2/2020). Kawasan pemukiman ini hanya berjarak 1,3 kilometer dari lokasi observasi di hanggar Pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad.

Kendati demikian kata Hamid, ada satu tuntutan masyarakat Natuna yang tidak dapat dipenuhi oleh Pemerintah Pusat, yakni memindahkan ratusan WNI dari Wuhan tersebut untuk di Observasi di lepas pantai menggunakan KRI.

Menurutnya, jika hak itu dilakukan, akan terbentur dengan aturan kesehatan dunia yakni WHO.

“Jika Pemerintah Pusat bersikeras melaksanakan observasi di kapal dan dibawa ketengah laut, Indonesia akan dinyatakan melanggar HAM,” jelas Hamid Rizal.

Sebelumnya diketahui terdapat 20 KK warga Penagi dikabarkan mengungsi ke daerah lain di Kota Ranai. Karena mengaku khawatir terkena dampak virus corona yang bisa saja terbawa oleh para WNI tersebut. Apalagi, jarak Penagi ke lokasi Observasi hanya satu kilometer saja. (Red)

Pos terkait