Gebraknews.co.id, Batam – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam memusnahkan 50.390 keping KTP elektronik yang rusak atau invalid pada Kamis (20/12/2018). Pemusnahan ini sesuai surat edaran mendagri nomor 470.13/11176/SJ perihal penatausahaan KTP-el rusak atau invalid.

Kegiatan dilaksanakan bertempat di halaman depan seberang kantor Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjung Pinang.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Batam,Said Khaidar, mengatakan sebelum pemusnahan dilakukan, telah dilakukan terlebih dahulu pengguntingan yang di lakukan oleh tingkat kecamatan.

“Sebelumnya sudah dilakukan pengguntingan di tingkat kecamatan. Total 50.390 keping e-ktp rusak atau invalid tahun yang kita musnahkan hari ini” ungkap Said dalam kata sambuatannya.

Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amasakar Ahmad yang mengatakan pemusnahan ini bertujua untuk menghindari adanya persepsi masyarakat.

“Tepatnya agar jangan sampai persepsi di ruang publik perihal KTP rusak ini disalahgunakan untuk kepentingan politik, apalagi sekarang tahun pesta politik,” ujarnya.

Amsakar juga menambahkan, tahun ini merupakan tahun politik, dan pemusnahan ini dilakukan agar KTP tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik. (Arf)