Ditinggal Suami, Bu Anis Jadi Tukang Parkir Untuk Biayai Hidup

Gebraknews.co.id, Tanjungpinang – Ada pemandangan yang tak biasa di Kota Tanjungpinang, tepatnya di Jalan Merdeka. Seorang wanita paruh baya berkerudung dengan peluit yang tergantung di lehernya dan menggunakan rompi parkir bertuliskan “Juru Parkir” terlihat sibuk memarkirkan kendaraan bermotor milik masyarakat yang berada di pasar jalan Merdeka tersebut.

Keringat bercucuran membasahi baju dan wajahnya disiang bolong. Mungkin bagi sebagian orang itu merupakan suatu hal yang janggal karena seorang wanita tidak lazim berprofesi sebagai juru parkir yang notabene dikerjakan oleh lelaki.

Bacaan Lainnya

Wanita paruh baya itu biasa dipanggil Ibu Anis. Pekerjaan sebagai juru parkir ini sudah dilakoninya selama 9 bulan . Diusianya yang kini mencapai 45 tahun, Anis terpaksa harus mandiri.

Sebenarnya Anis tidak ingin menjalani pekerjaan yang seharusnya dilakoni oleh kaum lelaki ini. Tuntutan ekonomi dan ditinggal suaminya untuk selamanya menuntut Ibu Anis mandiri dan tegas untuk mencari rezeki sebagai tukang parkir.

Semenjak suaminya meninggal, Ibu Anis memang harus mencari nafkah sendiri untuk menghidupi dirinya .

“Iya mas kami cari nafkah sendiri, suami saya sudah meninggal tahun lalu. Kami sudah menjalankan profesi tukang parkir sudah 9 bulan di jalan merdeka ini,” ucap Ibu Anis kepada media ini, Rabu (29/1/2020).

“Kami stanby di jalan Merdeka pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore. Pendapatan kami satu hari mencapai Rp 100 ribu mas, cukuplah untuk saya sendiri. Kami tidak punya anak .Selama menikah 28 tahun dengan almarhum suaminya saya, belum dikarunia buah hati,” tutup Ibu Anis.

(Mch)

Pos terkait