Dr. Gafaruddin Ibrahim: Kaum Milenial Tak Boleh Golput dan Sebarkan Hoax

Gebraknews.co.id, Batam -Pesta demokrasi akan digelar pada penghujung 2020 nanti, semua elemen masyarakat ikut berpatisipasi dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) termasuk kaum muda milenial. Politisi senior Dr. Gafaruddin Ibrahim, M. Si, dalam diskusi tentang peran kaum milenial dalam pilkada Kepri menyampaikan bahwa pemuda aset yang paling berhaga yang dimiliki bangsa ini. Generasi milenial jadi tumpuhan harapan bangsa, penentu kemajuan Negara.

”Generasi sekarang harus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan. Terus belajar mengembangkan diri, tanggap dengan keadaan sosial. Jangan jadi penonton dan ikut-ikutan dalam demokrasi. Pemuda harus punya pendirian,” tegasnya dalam Sarasehan DPW PPP Kepri serta diskusi dengan para mahasiswa dan pelajar di Nam School, Kota Batam, Kepri, pada Ahad (4/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam menyambut Pilkada, generasi milenial berperan menyalurkan ide gagasan di berbagai media sebagai fungsi control dan kritik yang membangun untuk partai politik maupun para calon pemimpin yang akan bertarung pada Desember 2020 nanti. Untuk memilih pemimpin, Sekretaris DPW PPP Kepri itu menyarankan kepada kaum milenial agar mengetahui rekam jejak para kandidat di Pilkada dan visi-misinya dalam menentukan pilihan.

”Tidak boleh memilih pemimpin karena dikasih amplop dan mengekor saja. Kalau mahasiswa harus bisa mengkaji dan menganalisis rencana program kerja kandidat. Kaum milenial boleh membeda visi-misi para calon. Jangan diam, apalagi golput itu tidak boleh,” jelas mantan aktifis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Universitas Hasanuddin, Makassar itu.

Sambung beliau, pemuda harus punya prinsip dan sikap politik yang baik karena pemuda adalah masa depan daerah maupun bangsa ini. Generasi milenial harus siap memimpin dan dipimpin. Mampu mewarnai panggung politik dengan ide dan pandangan yang bisa mencerdaskan kehidupan masyarakat untuk perubahan dan kemajuan daerah ini.

”Kaum milenial jangan golput, harus ikut memilih dan tak boleh menyebarkan hoax, gunakan waktu dengan baik untuk kemaslahatan ummat,” pesan Politisi yang pernah menjabat legislatif selama tiga periode itu depan para mahasiswa dan pelajar serta pemuda yang hadir.

Lanjutnya, generasi muda harus membekali diri dengan ilmu dan akhlak yang baik, selalu melatih diri untuk menjadi orang hebat, mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan dengan melalui proses kaderisasi dan regenerasi dalam partai politik atau organisasi lain, sehinga bisa menjadi pemimpin yang hebat dimasa akan datang.

Sarasehan DPW PPP Kepri itu, dihadiri pengurus DPW PPP Kepri yakni Bendahara Effiyanti, S. Kom, Wakil Ketua Anriyuko, SH., Mkn., Adam A. Kola, SH., Wakil Sekretaris Basri Buhari, SE., MM dan Ketua PW Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Kepri, Emrawati serta Bendaharanya, Elvia Susanti.

(Red)

Pos terkait