Dugaan Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur di Soppeng, LAK-HAM Minta Aparat Kepolisian Mengusut Tuntas

Gebraknews.co.id, SoppengKetua Lembaga Kajian Dan Advokasi HAM Indonesia , Arham MS meminta Kepolisian Resort Polres Soppeng segera mengungkap dan menangkap pelaku yang diduga melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Menurut Arham MS , saat itu korban dilecehkan dalam keadaan setengah sadar. Korbannya merupakan anak yang masih dibawah umur. Meskipun korban tidak mengenal baik nama maupun wajah pelaku karena dalam pengaruh miras pada malam itu.Tapi Korban mengenal dan menyebut nama temannya.

Bacaan Lainnya

“Korban juga menyebut TKP  tempat dilakukannya perbuatan asusila sehingga ada petunjuk awal Kepolisian untuk mengungkap Kasus ini ,”kata Arham MS yang juga selaku pendamping korban, melalui keterangan tertulis yang diterima gebraknews.co.id, Jum’at (17/6/2020).

Arham berharap pihak kepolisian bisa mengungkap kasus tersebut dan mengganjar pelaku dengan hukuman setimpal.

“Semoga pihak Kepolisian resort Soppeng cepat bisa mengungkap kasus dugaan pemerkosaan ini. Kami percaya polisi bisa mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku yang diduga melakukan persetubuhan sesuai keterangan yang disampaikan oleh korban pada saat melapor,” terangnya.

Kronologisnya menurut Arham, korban dibawa dari tempat karaoke ke penginapan dalam keadaan tidak sadar.

“Kasus ini harus mendapatkan perhatian ekstra karna korbannya merupakan anak dibawah umur. Jadi saya berpendapat ini merupakan persetubuhan dibawah pengaruh miras.” tukuk Arham.

Pada kesempatan itu, Arham yang juga pengurus di LBH Rudal Indonesia ini menghimbau agar para pemilik kost dan penginapan untuk lebih selektif dalam menerima tamu. Pengelola seharusnya meminta identitas diri agar  kasus-kasus seperti ini bisa diminimalisir.

“Seharusnya pemilik penginapan memeriksa KTP tamu kalau dibawah umur apalagi kalau datangnya berpasangan. Yang mengganjal juga dari pengakuan korban bahwa ia minum ditempat karaoke. Kalau ini benar maka harus dipertanyakan kenapa di THM ada Minol tersedia,” ujarnya.

Sementara, itu Kasat Reskrim Polres Soppeng , AKP Amri menuturkan jika kasus tersebut yang diterima per 4/6/2020 kemarin masih dalam penyelidikan.

“Kasusnya masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi saksi,” tukasnya.

(Ifan)

Pos terkait