Emil Dardak Tinjau Langsung Pengerukan Sedimen di Sungai Petung

Gebraknews.co.id, Pasuruan – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, meminta sejumlah aliran sungai yang menjadi kewenangan UPT PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur di wilayah Pasuruan segera dinormalisasi sebagai langkah antisipasi banjir yang kerap terjadi.

Permintaan tersebut disampaikan Emil Dardak saat meninjau langsung pengerukan sedimen di Sungai Petung, Kota Pasuruan, Selasa (27/1/2026) sore. Dalam kunjungan tersebut, Wagub Jatim didampingi Wali Kota Pasuruan, Kepala UPT PU SDA Jatim, serta jajaran terkait.

Bacaan Lainnya

Di lokasi, Emil Dardak meninjau kondisi plengsengan sungai yang ambrol serta alur Sungai Petung yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi.

Wagub Jatim menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kota Pasuruan dan jajaran PU SDA Jawa Timur dalam penanganan banjir.

“Wali kota maupun bupati tentu yang paling memahami kondisi wilayah masing-masing. Termasuk Sungai Petung ini, sepanjang kurang lebih empat kilometer terdapat titik-titik rawan hingga ke muara,” ujar Emil di sela peninjauan.

Emil menjelaskan, salah satu penyebab utama banjir dan jebolnya plengsengan Sungai Petung adalah pendangkalan dan penyempitan sungai akibat sedimentasi, yang diperparah oleh tingginya intensitas curah hujan sehingga aliran air meluap dan menggenangi permukiman warga.

“Pengerukan akan dilakukan sepanjang 980 meter, mulai dari Jembatan Petung ke arah selatan sepanjang 300 meter dan 680 meter ke arah utara. Pekerjaan ini ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan, dimulai sejak Selasa kemarin,” jelasnya.

Menurut Emil, pekerjaan normalisasi tersebut merupakan kelanjutan dari pengerukan yang sebelumnya dilakukan sepanjang 1.700 meter dengan dukungan dana CSR dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) pada tahun lalu.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Pasuruan yang telah berkomunikasi dengan anggota DPR RI Misbakhun. Berkat dukungan beliau, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sangat terbantu,” ucap Emil.

Selain itu, Emil Dardak memastikan pembangunan Jembatan Bok Wedi segera dilaksanakan. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN), Kementerian PUPR, serta Direktorat Bina Marga.

“Jembatan tersebut sudah terkontrak. Insyaallah setelah Lebaran mulai dikerjakan, karena lebih efektif jika pelaksanaan dilakukan pasca Lebaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur Jawa Timur yang turun langsung meninjau penanganan sedimentasi Sungai Petung.

“Insyaallah, jika sepanjang 980 meter sedimen ini tertangani dengan baik, genangan air di permukiman warga dapat berkurang secara signifikan. Selama ini banjir terjadi karena sedimentasi yang cukup tinggi,” ujarnya.

Adi Wibowo berharap penanganan sedimen Sungai Petung ke depan dapat dilakukan secara menyeluruh hingga ke hilir.

“Harapannya pengerukan sedimen ini bisa dituntaskan sampai ke bibir laut, sepanjang kurang lebih empat kilometer,” pungkasnya.

(M. Ichwan)

Editor: R. Piliang

Pos terkait