Fasilitasi Observasi Kejiwaan dan Rehabilitasi Pelaku Tindak Pidana Narkoba, Polres Labuhanbatu Terima Apresiasi dari Kuasa Hukum Tersangka

Gebraknews.co.id, Medan – Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara, mendapat apresiasi dari Pengacara / Penasihat Hukum M Hendra SH MH, terkait dengan pemberian fasilitasi observasi kejiwaan dan rehabilitasi, terhadap tersangka ALS (21 tahun), warga Kelurahan Aek Kanopan , Kecamatan Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utaea, Sumatera Utara.

Sebelumnya, tersangka ALS ditangkap dalam perkara kepemilikan narkoba, pada tanggal 10 Juli 2021 oleh personil Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu, di Parkiran Indomaret Jalan Jenderal Sudirman Aek Kanopan. Selanjutnya penanganan perkara ini diserahkan penanganannya ke Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu.

Dalam keterangannya kepada awak media, Pengacara / Penasihat Hukum M Hendra, SH.,MH mengatakan, semua proses dijalani tersangka ALS, tidak dipersulit bahkan difasilitasi.

“Dalam hal ini keluarga tersangka ALS mengapresiasi penanganan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu”, ucap M Hendra SH MH.

Selain itu katanya, pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Sumatera Utara, Kapolres Labuhanbatu dan jajaran Sat Narkoba Polres Labuhanbatu.

Sebelumnya, Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Res Narkoba, AKP Martualesi Sitepu menyebutkan, terhadap tersangka ALS telah dilakukan proses penyidikan dan telah dilakukan penahanan sejak tanggal 16 Juli 2021. Kemudian berkas perkaranya telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)  dengan menyertakan bukti pengobatan yang pernah dijalani tersangka, sebelum dirinya ditangkap.

Sehingga lanjut Martualesi, dari petunjuk penelitian berkas perkara yang dilakukan JPU dari  Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, telah dilakukan pemeriksaan terhadap dokter yang merawatnya, yaitu dr Freddy Sebastian SpKJ pada tanggal 13 September 2021.

Selanjutnya ucap Kasat Res Narkoba, mulai tanggal 29 Oktober 2021 hingga 6 Nopember 2021, telah dilakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka ALS di Rumah Sakit  Bhayangkara Polda Sumatera Utara di Jalan K H Wahid Hasyim Medan.

Ditempat ini, tersangka ditangani dr Superida Ginting SpKJ.  Dengan hasil tersangka mengalami gangguan kejiwaan, akibat ketergantungannya akan narkoba. Kemudian setelah dilakukan koordinasi dengan JPU  dalam bentuk Berita Acara Koordinasi terhadap tersangka ALS tidak bisa dimajukan perkaranya ke persidangan Pengadilan Negeri.

“Hal ini karena tersangka mengalami gangguan kejiwaan, seperti diatur dalam Pasal 44 KUHP.  Sehingga dalam hal ini, melalui hasil gelar perkara terhadap tersangka ALS  telah ditangguhkan penahanannya untuk direhabilitasi medis”, ucap Kasat Res Narkoba. (Yasmir)

Pos terkait