Gaji Tak Kunjung Cair, 64 Awak Armada Pengangkut Sampah DLHK Labuhanbatu Mogok Kerja

Gebraknews.co.id, Labuhanbatu – Supir dan kernet truck pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Labuhanbatu melakukan aksi mogok kerja lantaran gaji mereka belum kunjung cair. Akibatnya, sampah yang mengeluarkan aroma busuk pun menumpuk di sejumlah lokasi di kota Rantauprapat. Terlebih lagi di wilayah Pasar Glugur, Rantauprapat, Senin (8/2/2021).

Sebanyak 16 orang supir dan 48 kernet truck tersebut dikabarkan sudah dua bulan tidak menerima gaji, terhitung sejak Desember 2020 hingga Januari 2021. Hal ini berdasarkan pengakuan salah seorang supir truck pengangkut sampah yang meminta agar identitasnya tidak dituliskan. Kepada awak media,  dia mengatakan, pihaknya sudah tak sanggup lagi bekerja, karena dua bulan tidak menerima gaji sepeser pun.

Bacaan Lainnya

“Sudah dua bulan bekerja kami tidak menerima gaji. Lantas, mau makan apa anak dan istri kami bang? Kami sendiri pun tidak mengetahui dan tidak mengerti mengapa kami tidak menerima hak kami selama dua bulan terakhir ini. Kabarnya Pemkab Labuhanbatu sedang tak punya uang bang.., entah benar entah tidak, kami tak tau lah bang,” ujarnya.

Menanggapi aksi mogok kerja para awak armada pengangkut sampah DLHK Pemkab Labuhanbatu tersebut, salah seorang Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Rantauprapat, Wan Khairil Hanif Nasution, kepada wartawan mengatakan bahwa hal ini merupakan preseden buruk bagi DLHK Pemkab Labuhanbatu.

“Dimana logikanya gaji tenaga kontrak, para supir dan kernet truck pengangkut sampah tersebut tidak sanggup dibayar oleh Pemkab Labuhanbatu? Untuk gaji mereka itu kan sudah ada anggarannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan sudah disahkan oleh DPRD Labuhanbatu. Kenapa bisa gak ada dananya? Kemana dananya digunakan? Perlu dipertanyakan, ada apa dengan DLHK Pemkab Labuhanbatu?!” ujar Wan Khairil Hanif.

Sementara itu, Kepala Dinas LHK Pemkab Labuhanbatu, Nasrullah, saat dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler, Senin malam (8/2/2021), mengatakan bahwa gaji para supir dan kernet truck pengangkut sampah yang melakukan mogok kerja tersebut, untuk bulan Desember 2020 sudah dibayar.

“Sudah cair gaji untuk Desember 2020 sore ini,” kata Nasrullah melalui pesan WhatsApp. Saat ditanyakan terkait gaji untuk Januari 2021, Kepala Dinas LHK Pemkab Labuhanbatu tersebut mengatakan bahwa gaji untuk Januari 2021 memang belum dibayar.

Namun saat ditanyakan kepadanya apakah para supir dan kernet truck pengangkut sampah tersebut akan kembali bekerja pada Selasa (9/2/2021) besok, Nasrullah tidak menjawab.

(Zuhairi Basyar)

Pos terkait