Gelar Reses di Sei Nayon, Ini Usulan Warga Kepada Uba Sigalingging

Gebraknews.co.id, Batam – Anggota DPRD Provinsi Kepri, Uba Ingan Sigalingging menggelar reses pertama di RT 03, RW 12, Sei Nayon, Kecamatan Bengkong, pada Minggu (15/12/2019).

Bacaan Lainnya

Dalam reses pertama itu, warga mengutarakan beragam keluhan kepada Uba. Diantaranya masalah sengketa lahan, air ATB, persoalan sampah, hingga Fasum.

Ganda, salah seorang tokoh masyarakat mengemukakan, sejak setahun terakhir masyarakat merasa tidak nyaman akibat klaim perusahaan di lahan yang mereka tempati.

“Kami mohon bantuan pak Uba, sejak 1 tahun terakhir lahan kami diklaim oleh PT CMG sebagai milik perusahaan. Kami selalu di takut takuti dengan ancaman penggusuran. Bahkan kami dihalang halangi untuk pengurusan air atb dan pengajuan pemasangan listrik. Untuk pemasangan listrik dan air bahkan harus ada surat pernyataan dari Pt CMG untuk kami,” kata Ganda.

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua Rw 12. Anwar efendi. Dia menyebut, akibat adanya isu propaganda yang dilakukan pihak perusahaan, warga menjadi resah dan tidak tenang.
“padahal dulu kami sudah pernah sidang sengketa tanah ini dengan pihak PT .Dalam sidang tersebut pihak pengadilan memutuskan tidak ada yang memenangkan perkara lahan. Hinga sampai sekarang status lahan kami belum ada kejelasannya,” kata Anwar.

Persoalan lain yang disampaikan warga adalah terkait pembuangan sampah yang berada di dekat pemukiman mereka.
“Kami tidak mau RT kami jadi tempat pembuangan sampah,cobak bapak bayangkan di tempat kami mereka tidak mau angkut sampah tapi mereka membuangnya ditempat kami apa ngak sakit hati kami. Masak kami hanya dikasih bauk busuknya saja, enak kali,” terang warga yang bernama Indra Dopi.

Menanggapi hal tersebut, Uba berjanji akan mendatangi pihak perusahaan dan BP Batam untuk meminta penjelasan dan memperjuangkan hak warga.

“Tetapi dengan syarat warga harus secepatnya mengirimkan surat permohonan minta lahan ke BP Batam, dengan demikian saya ada pegangan dan ada bahan yang bisa dipertanyakan di BP Batam. Jangan sampai saya datang ke BP Batam meminta lahan untuk warga tetapi warga sendiri tak pernah memintanya,” jawab Uba.

Terkait air atb, listrik dan sampah, Politikus Hanura tersebut berjanji akan berkoordiasi dengan pihak terkait agar persoalan bisa cepat terselesaikan.

Adapun usulan lain dari warga adalah permintaan perbaikan fasilitas umum dan pengadaan baju majelis taklim dan kompang untuk di RT 03.

Hal tersebut pun diamini oleh Uba. Uba mengatakan akan mempertimbangkan permintaan warga.

Pada reses itu, hadir sedikitnya 100 orang warga. Ketua RW 12, Anwar Efendi mengucapkan terimakasih atas kunjungan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepri tersebut.
“Terimakasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada pak Uba selaku anggota DPRD Provinsi Kepri yang telah sudi hadir di tengah-tengah kami pada malam ini. Terimakasih juga saya ucapkan kepada tamu undangan yang hadir pada malam hari ini,” ucap Anwar. (Mal)

Pos terkait