Gubernur Kepri Resmikan Pendirian STIT Muhammadiyah Batam

Gebraknews.co.id, Batam – Gubernur Kepri Nurdin Basirun secara simbolis meresmikan Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah International Muhammadiyah Batam, bertempat di Aula Pusat Muhammadiyah Asean, Jl Prof. DR. Hamka No 03 Batu Aji, Sabtu, (6/7/2019).

Muat Lebih

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Prof. Dr. Suyatno dari PP Muhammadiyah Pusat, Prof. Epi Suparman dari Kementrian Agama Pusat, PWM, PDM, PCM, PRM dan Ortom2 Muhammadiyah.

Dalam sambutannya Gubernur kepri mengatakan bahwa dirinya juga merupakan kader Muhammadiyah tulen.

“Saya juga adalah kader Muhammadiyah, waktu kecil sekolah di Muhammadiah Tanjungpinang dan Aktif di Ortom Tapak Suci sampai mendapatkan gelar Pendekar dari Tapak Suci Muhammadiyah,” aku Nurdin.

Nurdin juga menyampaikan rasa bangga atas Perjuangan Muhammadiyah.
Gubernur menyebut, selagi hayat dikandung badan dirinya akan membantu dan mensupport untuk pembangunan Kemajuan Muhammadiyah kedepannya di Kepulauan riau dan Batam Khususnya.

Sementara itu, Prof. Suyatno selaku Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan, dirinya akan mensupport untuk membantu pembiayaan pembangunan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Batam. Prof. Suyatno juga mengajak seluruh kader Muhammadiyah Batam dan Kepulauan Riau untuk Berstabikul khairat, dan beribadah dengan perjuangan kemajuan Muhammadiyah.

Tidak hanya itu, Prof. Suyatno juga mengajak kepada tamu yang hadir mengambil bagian untuk kemajuan Muhammadiyah dalam menegakkan yang makruf dan mencegah yang mungkar. Dia juga meminta agar kader Muhammadiyah untuk aktif bergerak demi kemajuan dan mencapai ridho Allah.

“Kader Muhammadiyah jangan menunggu disuruh dulu baru bergerak, tapi bergeraklah dengan niatkan ibadah Lillahi Ta’aala dan mengharapkan ridhoo Allah,” katanya.

Terpisah, Ketua STIT Muhamdiyah Arifudin Jalil yang diwawancarai Gebraknews.co.id, mengatakan, dirinya optimis untuk memajukan perguruan tinggi ini, karena perguruan tinggi ini yang pertama di Batam dan mahasiswanya yang mendaftar juga dari berbagai Negara Tetangga (Asean).

“Sekarang ini, kita di (STIT) telah ada dua prodi yaitu, Pendidikan Bahasa Arab (PBA),
dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAD). Saya berharap semua pihak bersinergi untuk membesarkan perguruan Tinggi Muhammadiyah ini. Mulai sekarang kita sudah menerima Mahasiswa untuk STIT dan Siwa untuk PIAD, insyaa Allah tahun ajaran 2019 ini kita sudah Jalan,” ujarnya.

(Zrm)

Pos terkait