Jelang Ramadan, Penjual Bunga Tabur di Pemakaman Menuai Berkah

Pemakaman Pohon Lanjut, Simpang Gudang Minyak, Kota Tanjungpinang. (Foto: M. Holul)

Gebraknews.co.id, Tanjungpinang – Menjelang bulan suci Ramadan, tradisi nyekar atau ziarah makam menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Momen ini juga dimanfaatkan sebagian orang untuk mencari rezeki dengan berjualan bunga tabur di pemakaman.

Pemandangan tersebut terlihat di Pemakaman Pohon Lanjut, Simpang Gudang Minyak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Para pedagang musiman menjajakan bunga tabur bagi peziarah yang datang untuk mendoakan keluarga mereka yang telah berpulang.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pedagang, Rofiah (40), mengaku Ramadan selalu membawa berkah baginya. Ia memanfaatkan tradisi nyekar untuk berjualan bunga tabur.

“Alhamdulillah, dari pagi hingga sore ini banyak yang membeli,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).

Rofiah mulai berjualan sejak sehari sebelumnya dan biasanya membuka lapaknya sejak pukul 08.00 WIB. Ia menjual bunga tabur dalam kemasan plastik bening berisi campuran mawar merah, kenanga, melati, serta irisan daun pandan. Harga bunga tabur yang dijualnya berkisar antara Rp2.000 hingga Rp50.000, tergantung ukuran dan jenis bunga.

Selama beberapa hari berjualan, Rofiah mengaku memperoleh penghasilan meskipun persaingan cukup ketat dengan pedagang musiman lainnya.

“Setidaknya bisa menambah pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga berkah jualannya,” harapnya.

Momen jelang Ramadan memang menjadi peluang tersendiri bagi pedagang bunga tabur, yang berharap tradisi nyekar tetap lestari sekaligus membawa manfaat ekonomi bagi mereka.

Penulis: M. Holul
Editor: R. Piliang

Pos terkait