Sarolangun, gebraknews.co.id – Karnaval HUT RI ke-80 yang digelar panitia Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Selasa (19/8/2025), mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan peserta.
Ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, MIN, SMP, SMA/SMK hingga pondok pesantren di wilayah Mandiangin, ikut ambil bagian. Pawai dimulai pukul 08.30 WIB dengan rute melintasi Jalan Lintas Sarolangun–Tembesi, start dari Jembatan Sungai Bungkal Pinis hingga Lapangan Madina Pura, Kantor Camat Mandiangin.
Pantauan di lapangan, jalannya karnaval dikawal ketat oleh personel Polsek Mandiangin bersama TNI dari Danpos setempat. Polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan membuka jalur alternatif bagi kendaraan pribadi, sementara truk besar diberlakukan sistem buka-tutup agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Suasana karnaval berlangsung semarak. Para peserta tampil dengan beragam kostum, mulai dari pakaian adat, seragam TNI dan Polri, hingga kreasi unik seperti baju kertas, pakaian wisuda, dokter, pilot, hingga kostum “hantu rimba” ala pasukan TNI.
Beberapa kepala sekolah mengaku telah mempersiapkan siswanya agar tampil maksimal. “Anak-anak kami memilih pakaian yang paling menonjol. Seragam TNI dan Polri masih jadi favorit, disusul pakaian adat dan kostum kreatif lainnya,” ujar salah satu kepala sekolah.
Setibanya di pendopo lapangan, peserta dinilai oleh camat dan tim juri. Acara ditutup dengan lomba drum band yang tak kalah meriah.
Camat Mandiangin, Haris Paddilah, SKM, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya rangkaian acara HUT RI ke-80 di wilayahnya.
“Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar. Terima kasih kepada panitia, aparat, dan terutama anak-anak paskibra yang tampil penuh percaya diri sehingga upacara pengibaran dan penurunan bendera berlangsung khidmat,” katanya.
Ia berharap semangat kebersamaan dalam peringatan HUT RI ini dapat menjadi amal baik bagi semua yang terlibat.








