Ketua DPW PAN Kepri Hamid Rizal Tunjukan Taring, Pecat Andes Putra Sebagai Ketua DPRD Natuna

Andes Putra berpelukan dengan Daeng Amhar

Natuna (Gebraknews)- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Natuna 2020, Partai Amanat Nasional (PAN)  mengambil keputusan mengejutkan. Partai pemenang Pemilu 2019 itu tiba-tiba mengajukan pergantian Ketua DPRD Natuna Andes Putra, Spd. Berdasarkan  surat keputusan DPP Partai PAN nomor : PAN/A/Kpts/KU-SJ/416/IX/2020. DPP PAN mengusulkan mantan Ketua DPD PAN Natuna Daeng Amhar menjadi Ketua DPRD Natuna

Usulan pergantian ini pun disebut-sebut sebagai buntut dari  isu yang berkembang karena adik ipar Ades Putra tidak mau berpasang dengan anak Ketua DPW PAN Kepri, Drs H Abdul Hamid Rizal, Deri Purnama Sari untuk maju menjadi Calon Wakil Bupati Natuna Priode 2020-2025.

Bacaan Lainnya

Pencopotan Andes Putra  dilakukan tengah malam, dalam sidang Paripurna DPRD Natuna,Senin (21/9/2020)

Ada kabar bahwa Andes Putra dinilai  telah melanggar aturan partai. Sementara itu ada jug isu yang berkembang di masyarakat luas atau dicerita kedai kopi bahwa Andes Putra   tidak mampu melobi adik iparnya, Wan Siswandi  untuk berpasang maju Pilkada Natuna 2020 dengan Wakil Bendahara DPP PAN itu, Wan Siswandi lebih memili berpasanga dengan Rodial Huda. Tak pelak, Andes Putra  yang menjadi kebanggaan warga dan sekaligus menjadi Putra terbaik Serasan  itu pun kehilangan jabatan. Dia turun takhta dan menjadi anggota biasa.

Sementara itu, Andes Putra kepada wartawan mengaku menerima lapang dada atas keputusan secara hormat terkait pemberhentian jabatannya sebagai Ketua DPRD Natuna.

Menurutnya, apa yang telah menjadi keputusan Partai PAN, merupakan yang terbaik bagi dirinya dalam hal mentaati aturan-aturan partai.

“Saya menerima dan saya mentaati apa yang sudah menjadi keputusan rapat, dan saya sangat menjunjung tinggi keputusan ini. Apa pun keputusan partai hari ini adalah keptusan terbaik dari partai”, kata Andes..

Terkait kesalahan dirinya dalam internal Partai Andes mengaku bingung, karena Ia mengaku tidak mendapat surat peringatan sebelumnya.

Sebagai Kader  PAN, Ia telah berusaha profesional bekerja dengan baik terutama dalam hal militansi terhadap partai.

“Soal kesalahan itu sudah keputusaan Partai, hari ini Partai sudah memberi sikap, dan saya hormati itu. Selama ini saya bekerja saja, dan Partai yang menilai”, jelas Andes.

Andes juga mengucapkan terimakasih dan undur diri kepada masyarakat yang sempat mempercayakan dirinya menjabat sebagai Ketua DPR D Natuna lebih kurang 1 tahun.

“Saya mohon maaf jika ada kesalahan selama saya memimpin DPRD Natuna, saya mohon undur diri dari jabatan Ketua DPRD Natuna”,ujar Andes. (Red)

Pos terkait