KKN DR – Terukur Mahasiswa/i UINSU Medan di Dusun Bangun Sari Berlangsung Selama 14 Hari 

Gebraknews.co.id, Labuhanbatu – Kuliah Kerja Nyata dari Rumah Terukur (KKN DR – Terukur) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, tahun 2021, kelompok 181 sebanyak 30 orang, melaksanakan kegiatannya di Dusun Bangun Sari, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), sejak Sabtu (10/7/2021) lalu hingga Selasa (10/8/2021) mendatang.

Kegiatan KKN DR – Terukur UINSU Medan itu mengambil tema, “Dari Desa Kembali ke Desa untuk Desa,” berbasis moderasi agama (sebuah cara pandang terkait proses memahami dan mengamalkan ajaran agama, agar dalam melaksanakannya selalu dalam jalur yang moderat) dan Wahdatul ‘ulum (Kesatuan Ilmu).

Bacaan Lainnya

Ketua kelompok 181 KKN DR – Terukur UINSU yang dilaksanakan di Dusun Bangun Sari tersebut, Ravi Badriansyah Marpaung, kepada wartawan, Minggu malam (18/7/2021) mengatakan, kegiatan KKN kali ini berbeda dengan kegiatan KKN sebelumnya.

Mengapa demikian? Karena KKN kali ini bersifat semi online, yaitu 70 % bersifat online dan 30 % bersifat offline.

“Karena itu, kegiatan yang kami laksanakan di Dusun Bangun Sari ini berlangsung selama kurang lebih 14 hari, selebihnya kami lakukan secara online,” ujarnya.

“Saya berharap, apa yang kami lakukan di Dusun Bangun Sari ini, bisa memberikan manfaat kepada warga. Karena jika tidak, segala kegiatan yang kami lakukan di Dusun ini akan sia-sia,” kata Ravi Badriansyah.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bilah Barat, M Noor BF Putra, saat ditemui wartawan pada hari yang sama di lokasi KKN DR – Terukur di Dusun Bangun Sari, Desa Janji tersebut, mengucapkan terimakasih kepada pihak UINSU Medan yang mempercayakan Kecamatan Bilah Barat sebagai tempat pelaksanaan KKN mahasiswanya.

“Saya berharap kepada para Mahasiswa/i yang melaksanakan KKN di Dusun Bangun Sari ini agar tetap menjaga kepercayaan yang telah diberikan dan teruslah berkarya di tengah masyarakat, tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Janji maupun Pemerintah Kecamatan Bilah Barat. Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka tetap harus mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) dalam semua aktifitas,” kata M Noor BF Putra. (Dhedi)

Pos terkait