KPU Natuna Sosialisasi PKPU Nomor 5 Tahun 2020

Natuna (Gebraknews)-KPU Kabupaten Natuna menggelar Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2020 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Serentak di Masa Pandemi Covid-19, sosialisasi dilaksanakan di  Natuna Hotel, Sabtu (20/6/2020) dengan menggunakan protokol kesehatan.

Sosialisasi PKPU nomor 5 tahun 2020 ini dibagi 3 sesi, sesi pertama diikuti oleh Forkopimda, Bawaslu, Desk Pilkada perwakilan Partai Politik Peserta Pilkada dan Perwakilan Calon Perseorangan pada pukul 09.00 – 12.00. Sesi kedua diikuti oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Natuna padan  pukul 13.00 – 16.00 sesi ketiga dikuti LSM dan Organisasi Profesi, PWI dan Ajoi.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar

Ketua KPU Kabupaten Natuna mengatakan bahwa Pemerintah Pusat, DPR RI dan KPU RI telah memutuskan bahwa Pemilihan Serentak tahun 2020 akan tetap dilanjutkan namun dengan menggunakan protokol kesehatan.

“Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk kita sebagai penyelenggara, namun saya mempunyai keyakinan dan harapan yang sangat tinggi bahwa dengan adanya protokol kesehatan akan menimbulkan norma baru sesuai dengan apa yang sering disebutkan Presiden Republik Indonesia,” kata Junaidi.

Ia juga menyebutkan bahwa Pilkada Serentak tahun 2020 ini akan sangat berbeda karena seluruh tahapan dan jadwal akan disesuaikan dengan protokol kersehatan.

“Kami meminta bantuan kepada semua pihak, wabil khusus pemerintah daerah dan juga Forum Pimpinan Daerah, yang paling pokok kami mohon bantuan kerjasamanya kepada para pimpinan partai politik dan peserta paslon  untuk sama-sama kita berdisiplin dalam pelaksanakan Pilkada tahun 2020 ini dengan menggunakan protokol kesehatan” pinta Junaidi.

Junaidi juga menelaskanDalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tersebut, tahapan pemungutan suara dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020. Kemudian masa kerja PPK dan PPS diaktifkan kembali pada 15 Juni 2020, termasuk juga tahapan penyusunan daftar pemilih oleh kabupaten /kota dan penyampaian kepada PPS.

Kemudian verifikasi faktual syarat dukungan bakal calon di tingkat desa dilakukan 24 Juni – 12 Juli 2020. Pendaftaran pasangan calon dibuka 4-6 September 2020, penetapan pasangan calon pada tanggal 23 ptember 2020.

“Tahapan kampanye akan dimulai pada 26 September – 51 Desember 2020 atau 71 hari. Dimulai dengan pertemuan terbatas, dialog, penyebaran bahan kampanye atau kegiatan lain. Kampanye melalui media masa, cetak dan elektronik 22 November-5 Desember 2020. Masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye 6 Desember – 8 Desember 2020,” jelas Junaidi.

Junaidi menjelaskan, walaupun dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tahapan pemungutan suara dilaksanakan pada 9 Desember 2020, namun ditegaskan dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2020 apabila pelaksanan pemungutan tidak bisa dilaksanakan, maka ditunda dan dijadwalkan kembali.

“Masih punya kemungkinan dilakukan penundaan, manakala bencana non alam ini belum berakhir,” kata Junaidi. (Red)

Pos terkait