Lantik Bupati-Wakil Bupati Labusel dan Madina, Ada Pesan Menarik dari Edy Rahmayadi

Gebraknews.co.id, Medan – Usai melantik dua pasang kepala daerah terpilih, yaitu  Bupati – Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Mandailing Natal (Madina), Kamis (22/7/2021) pagi, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta agar masing-masing pasangan tetap menjaga kekompakan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, H Edimin dan Ahmad Padli Tanjung sesaat akan dilantik Gubsu Edy Rahmayadi.

Menurut Edy, kekompakan antara bupati dan wakil bupati sering kali hanya bertahan di tiga bulan pertama masa jabatan. Setelah itu, mereka akan sulit bertemu dan kerap tidak kompak dalam menjalankan pemerintahan.

Bacaan Lainnya

Dua pasang kepala daerah yang dilantik Gubsu itu, yakni : Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Edimin-Ahmad Padly Tanjung, dan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, Muhammad Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi.

Menurut Gubsu, pasangan kepala daerah diibaratkan seperti suami istri. Karena itu, mereka wajib tetap bisa menunjukkan kekompakan saat menjalankan roda pemerintahan di daerah masing-masing.

“Sampai sekarang, ini yang saya alami, saya lihat. Sulit sekali mengatur hal ini,” ujar Edy Rahmayadi saat melantik keduanya, Kamis (22/7/2021).

Orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara ini mengatakan, saat ini 95 persen bupati dan wakil bupati tidak lagi kompak setelah dilantik. Penyebab utamanya karena mereka sering kali mengedepankan ego dan tidak terima saat dipimpin.

“Kalau diikuti itu, tak akan pernah selesai, karena nafsu selalu ada dalam masing-masing perorangan. Tapi kalau diikuti dengan benar-benar tugas menyejahterakan rakyat, pasti beres itu semua,” ujarnya.

Kata Edy, kontestasi di masa pilkada sudah tuntas setelah kepala daerah dilantik. Karena itu, dia meminta Edimin dan Ahmad Padly maupun Jakfar Nasution dan Atika Azmi, merangkul semua elemen masyarakat, didaerahnya masing-masing.

Dalam kesempatan ini dia berharap kepada dua pasang kepala daerah ini, hentikan itu semua.  Kontestasi sudah selesai. Pilkada sudah selesai. Peluk semua, tidak ada itu orang si A orang si B. “Yang ada adalah orang kalian berdua,” tegasnya.

Acara pelantikan dua pasang kepala daerah yang berlangsung di aula T Rizal Nurdin, rumah dinas Gubsu tersebut, berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat. (Yasmir)

Pos terkait