Lapor Pak Lis, Ponton di Kawasan Situs Sejarah Kota Rebah Ambruk

Kondisi ponton yang ambruk. (Foto: M. Holul)

Gebraknews.co.id, Tanjungpinang – Ponton penyambut pengunjung di kawasan situs sejarah Kota Rebah atau dikenal juga dengan nama Istana Kota Lama, Sungai Carang, Tanjungpinang, ambruk dan setengah tenggelam ke laut. Kondisi ini semakin menambah keprihatinan terhadap tidak terawatnya kawasan bersejarah tersebut.

Pantauan media ini di lapangan, sejumlah bangunan di lokasi peninggalan Kerajaan Johor-Riau-Lingga-Pahang itu tampak rusak dan terbengkalai. Padahal, kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, karena nuansa sejarah dan keasriannya.

Bacaan Lainnya

Seorang warga bernama Mahmud membenarkan kondisi ponton yang ambruk.

“Iya bang, ponton ambruk ke laut, setengah tenggelam. Saya baru melihatnya tadi,” ujarnya.

Mahmud menyebut, dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah memberikan imbauan di lokasi.

“Sudah ada imbauan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi ponton yang rusak sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. “Ponton itu sudah bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki. Awalnya atapnya bolong-bolong, lalu bagian pontonnya kropos sampai akhirnya ambruk,” katanya.

Selain itu, Mahmud juga menyoroti keberadaan jembatan di kawasan tersebut yang diduga bermasalah.

“Jembatannya dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, tapi sampai sekarang belum digunakan maupun diresmikan. Sekarang pun kondisinya memprihatinkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tanjungpinang ketika dimintai tanggapan terkait ponton yang ambruk, menyarankan agar media menghubungi Kepala Bidang (Kabid) Pelayaran, Aan.

Namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Aan belum mendapatkan tanggapan.

Penulis: M. Holul
Editor: R. Piliang

Pos terkait