Masker di Batam Nyaris Kosong, Diborong Bukan Oleh Warga Batam Saja

Ilustrasi masker/Ist

Gebraknews.co.id, Batam – Stok masker penutup mulut dan hidung di sejumlah apotik dan swalayan di kota Batam nyaris kosong. Hal ini akibat hangatnya kabar tentang virus corona yang telah mewabah ke sejumlah negara baru-baru ini, yang membuat masyarakat Batam waspada.

Dari 7 apotik dan swalayan yang gebraknews telusuri, hanya satu apotik yang masih memiliki stok masker, itupun sudah hampir habis.

Bacaan Lainnya

“Stok kami lagi kosong pak, setiap barang baru yang datang habis terus. Ini sudah sejak beredarnya kabar tentang virus Corona itu,” kata Nora salah seorang pengelola minimarket di bilangan Jodoh, Batam, Senin (3/2/2020).

Hal yang sama juga terjadi di beberapa swalayan dan apotik yang gebraknews datangi. Dari sekian banyak, ada satu apotik yang masih menyediakan masker, itupun juga tinggal stok terakhir.

Kelangkaan masker, dan tingginya kebutuhan juga menjadi kesempatan bagi penjual untuk menaikan harga.
Untuk yang eceran, dari biasanya dijual Rp 1000 per masker, kini dijual 5 ribu per 3 lembarnya, sedangkan per kotak ada yang menjual dari harga 60 sampai 80 ribu.

“Harganya sekarang kita jual 5 ribu per 3 maskernya mas, ini masih ada satu kotak besar lagi, stok terakhir,” ujar penjaga salah satu apotik di Kecamatan Bengkong.

Kelangkaan masker di kota Batam, disebabkan tingginya permintaan masyarakat yang antisipasi terhadap dampak virus Corona.
Dari penelusuran Gebraknews, masker tersebut bukan hanya dibeli oleh warga Batam saja, tetapi juga dari warga negara Singapura yang sengaja memborong masker untuk dibawa ke negaranya.

(Red)

Pos terkait