Menyikapi Keluhan Tagihan Air, Ini Penjelasan PT Moya Indonesia

Gebraknews.co.id, Batam – PT Moya Indonesia memberikan penjelasan menyikapi keluhan sejumlah masyarakat Batam terkait melonjaknya tagihan air.

PT. Moya  selaku mitra Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam mengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui Direktur Area Batam Sutedi Raharjo mengatakan, pihaknya telah melakukan kroscek dan verifikasi ke lapangan menindaklanjuti keluhan beberapa pelanggan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Berkaitan dengan keluhan terjadinya lonjakan tagihan air,  perlu kami sampaikan bahwa kami Moya Batam melakukan pembacaan meteran basisnya adalah fotometer yang kemudian kita catat pada stand meter air.  Dari data yang kami telusuri  pemakaian pada bulan Desember ada 303 pelanggan yang pemakaiannya melonjak tinggi.  0,1 persen Dari total 282.804 pelanggan,” Kata Sutedi Raharjo dalam konferensi pers bersama BP Batam, Kamis (07/1/2020).

Sutedi mengungkapkan, setelah dilakukan pengecekan ke lapangan ada sejumlah permasalahan yang ditemui pihaknya.

“Ada beberapa  sambungan baru pada masa transisi yang belum masuk ke sistim billing sehingga di Desember ini dia menjadi dua atau tiga bulan. Kemudian ada juga ditemukan instalasi dalam yang bocor. Kita sudah mencatat angka yang sesuai dengan stand meter. Kami persilahkan media dan pelanggan untuk mengkroscek ulang. Di billing itu ada stand billing. Tinggal memastikan di rekening dan sesuaikan dengan meteran,” terangnya.

Sutedi menambahkan, pihaknya bersama BP Batam akan berupaya agar tagihan yang melonjak dari 303 pelanggan tersebut tidak memberatkan pelanggan.
“Atas melonjaknya tagihan ini kami  akan mempertimbangkan tergantung nanti bagaimana tidak memberatkan pelanggan entah nanti dicicil atau bagaimana akan bicarakan bersama BP Batam,” tukasnya.

(Mal)

Pos terkait