Penumpang Sepi, Taksi Disulap Jadi Lapak Ayam Geprek

Gebraknews.co.id, Batam – Tidak ada rotan akar pun jadi. Demikian yang dipraktikan oleh Jaka, lelaki paruh baya yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir taksi. Jaka biasa mangkal di sekitaran BCS Mall, Lubuk Baja.

Karena Pandemi Covid-19, penumpang taksi jadi sepi. Ditambah lagi gempuran taksi online yang membuat taksi konvensional kelimpungan memaksa Jaka mesti memutar otak.
Lelaki bertubuh tambun itu tak hendak menyerah dengan keadaan.

Bacaan Lainnya

Sejak tiga bulan lalu, dia menyulap bagasi mobilnya menjadi lapak jualan ayam geprek. Dibentangkannya spanduk, lalu disusunnya ayam geprek yang sudah dikemas dalam kotak styrofoam dengan rapi di bagasi mobil. Sembari menunggu penumpang, dia menjajakan ayam geprek kepada pengendara yang melintas.

“Semenjak pandemi, sewa sepi sekali. Saya kemudian dapat ide berjualan ayam geprek. Mangkal sambil Jualan seperti ini sudah dari tiga bulan lalu” kata Jaka kepada Gebraknews.co.id.

Biasanya, tatkala kondisi masih nomal, Jaka bisa membawa sewa paling sedikit empat kali dalam sehari. Dia bisa membawa pulang bersih hingga Rp. 400.000.  Namun semenjak pandemi keadaan berubah drastis. Kadang Jaka hanya beroleh penumpang satu orang saja dalam kurun empat hari. Sementara, dia tetap harus membayar setoran kepada pengelola taksi.
“Setoran terus jalan, meskipun diberi keringan selama pandemi ini. Kalau tidak jualan begini gimana membayar setoran dan biaya rumah tangga,” ujarnya.

Jaka biasa mangkal di jalan samping BCS Mall, tidak jauh dari SPBU BCS. Ayam geprek Jaka dijual seharga Rp. 13.000 per kotak, jualannya itu belakangan cukup digemari dan sudah mulai memiliki pelanggan. Karna selain rasanya yang cukup enak, porsinya ayamnya juga lumayan besar.
“Kita bawa biasanya 20 kotak. Alhamdulillah sering habis. Saya berterima kasih, banyak juga anak muda yang membantu promosikan,” ucap Jaka.

Meski begitu, Jaka masih gamang dengan ketidakpastian pendapatan di tengah pandemi ini. Dia berharap kondisi lekas pulih seperti sediakala.
“Semoga kedaan cepat normal dan ekonomi bisa normal lagi,” tukasnya. (Ifan)

Pos terkait