Penyeludupan Miras “Cap Tikus” 2,65 Ton Kembali Digagalkan Tim Intel Korem

Gebraknews.co.id, Gorontalo- Penyeludupan minuman keras (Miras) kini terjadi lagi di Kota Gorontalo. Aprat TNI dan Polri tidak pernah berhenti untuk terus membasmi peredaran miras, sehingga hari ini kembali dibekuknya oknum yang akan menyeludupkan miras jenis cap tikus, Jum’at 19/07/2019.

Sebanyak 53 karung yang telah digagalkan berisi cap tikus dengan dikalkulasi 2,650 liter atau 2,65 ton yang disita oleh anggota tim Intel Korem 133/Nani Wartabone yang akan dibawah ke Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.

Muat Lebih

Upaya penggagalan penyeludupan miras dilakukan oleh anggota tim Intel saat mendapatkan informasi dari masyarakat. Bahwa ada sebuah mobil pickup sedang meluncur ke arah Kecamatan Paguyaman dengan membawah miras cap tikus yang dari Motoling Sulawesi Utara.

Kepada awak media, Danrem 133 NWB Kolonel Czi. Arnold Ritiauw melalui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) Mayor Inf. Fathan Ali membenarkan penangkapan miras tesebut.

“Berdasarkan informasi yang di dapat, tim Intel bergerak cepat untuk melakukan penangkapan mobil yang di duga membawah miras jenis cap tikus. Ketika melintasi Isimu, mobil yang diikuti oleh anggota tim Intel berhenti di Desa Bhakti Kecamatan Pulubala untuk menawarkan miras cap tikus di salah satu kios. Saat itulah, anggota tim Intel langsung menggerebrek dan ditemukan barang bukti cap tikus,” ujar Kapenrem.

Saat dimintai keterangan, terungkap cap tikus tersebut di bawah ke Kecamatan sesuai pesanan, Senin 8 Juli 2019.
“Sebanyak 2.400 liter dipesan atas nama Abdul Azis Hasan. Sementara sisanya 250 liter akan dijual eceran pada warung kecil yang dilalui selama perjalanan,” terang Manyor Fathan.

Dari penangkapan tersebut, tim Intel Korem mengamankan pembawah barang haram tersebut. Antara lain Rahmad R, 34 tahun (Sopir) beserta dua orang lainnya yaitu Marcelino JM 19 tahun dan Arli L, 24 tahun. Ketiganya beralamat di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. JP/BK

Pos terkait