Perbaiki Atap yang Diterpa Puting Beliung, TK Aisyiyah Sei Beduk Andalkan Swadaya Masyarakat

Gebraknews.co.id, Batam – Seluruh atap bangunan TK Aisyiyah hancur. Bahkan, empat lokal TK yang ada di Perum. Puri Agung III, Kel. Mangsang, Kec. Sei Beduk, Kota Batam terbang sekitar 20 meter dan rusak total usai diterpa angin puting beliung beberapa waktu lalu. Dari enam kelas hanya dua kelas yang masih tersisa atapnya, itu pun sudah bocor.

Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Siti Zulaihah, S.Pd berharap gedung kelas bisa secepatnya diperbaiki agar proses pembelajaran online para ustadzah (ibu guru) bisa normal. Saat ini, beragam media pembelajaran masih disimpan di rumah warga di sekitar lingkungan TK.

Bacaan Lainnya

“Harapan kami atap kelas bisa cepat dibangun biar anak-anak bisa kembali belajar. Kami pun datang ke sekolah sudah bisa berteduh dan tak berdebu lagi,” kata Ustadzah Siti.

Sambungnya, walau proses pembelajaran masih secara online. Namun wali murid serta anak-anak tetap ada yang ke sekolah baik hanya untuk bermain dan juga untuk mengambil buku paket atau konsultasi.

Menurut Pengelola TK Aisyiyah Bustanul Athfal itu, bantuan berupa anggaran untuk perbaikan atap sekolah belum ada dari pemerintah dan melalui Tagana, Dinsos sudah menurunkan bantuan berupa sembako untuk guru maupun warga sekitar TK yang rumahnya rusak karena bencana puting beliung. Sedangkan organisasi sosial ACT Kepri memberikan ATK (alat tulis kantor) dan bahan pembelajaran untuk anak-anak belajar

“Selain itu ada juga dari warga Muhammadiyah yang sudah memberikan bantuan. Kami merasa bersyukur dan terima kasih banyak membantu,” syukur ustadzah Siti.

Dalam menggalang dana untuk pembangunan atau memperbaiki atas sekolah TK itu, pihak pengurus telah melayangkan proposal permohonan dana ke beberpa lembaga sosial dan instansi pemerintah.

“Sekarang kami bangun atas swadaya masyarakat, baik dari wali murid, tokoh muhammadiyah. Alhamdulillah ada juga sumbangan dari bunda paut dan calon gubernur Kepri berupa anggaran untuk kami bisa bangun tapi ini masih kurang,” ungkapnya.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Batam dan Guru SMPN 27 Batam melakukan gotong royong yang keduakalinya pada Ahad (11/10/2020) untuk membersihkan puing-puing spandek, besi dan kayu serta barang-barang yang rusak dari lokasi sekolah.

“Kami membantu meringankan beban para guru di sini. Ini juga bagian dari pengabdian pemuda terhadap Persyarikatan Muhammadiyah atau masyarakat. Walau ini tak seberapa, yang penting berbuat baik saja,” ungkap Sekretaris PDPM Batam, Dasri Wandi, S. Pd.I selesai memberesi potongan kayu dan besi di Gedung TK Aisyiyah.

(Red)

Pos terkait