Gebraknews.co.id, Sarolangun – PT Sarolangun Ketalo Coal (SKC), perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara, menggelar kegiatan Konsultasi Publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Aula Kantor Camat Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Kamis (8/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan masyarakat dari lima desa di sekitar wilayah operasional perusahaan, yakni Desa Sungai Rotan, Desa Mandiangin Tuo, Desa Muaro Ketalo, Desa Gurun Tuo, dan Desa Gurun Mudo.
Camat Mandiangin, Haris Padillah, SKM, dalam sambutannya menekankan pentingnya kontribusi nyata dari pihak perusahaan terhadap masyarakat di wilayah sekitar tambang.
“Saya berharap kegiatan konsultasi ini bukan sekadar seremonial. Ke depan, PT SKC harus menunjukkan kepedulian dan konsistensi dalam membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat, terutama di desa-desa yang berada di ring satu hingga ring tiga,” ujar Haris.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya karena selama ini beberapa usulan kegiatan dari pihak kecamatan kerap tidak mendapat tanggapan dari perusahaan.
“Terkadang saat kita mengajukan kegiatan saja sulit. Bahkan, permohonan resmi pun sering tidak digubris. Tapi kalau perusahaan butuh sesuatu, baru datang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT SKC, Yudi Rakhmanie, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut perusahaan akan berupaya meningkatkan akses jalan bagi warga.
“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat. Ke depan, kami akan membuka akses jalan di sekitar jembatan Sungai Tembesi agar masyarakat bisa melintas. Untuk urusan lainnya, silakan langsung temui saya,” ujar Yudi singkat.
Dalam kegiatan konsultasi publik ini, PT SKC memaparkan delapan program prioritas yang akan dilaksanakan dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta pembangunan sarana dan prasarana umum. Acara juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dalam suasana akrab dan humanis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polsek Mandiangin Sutomo, perwakilan Koramil Serda Novreto Dirgantara, Sekcam Muhammad Hasan, S.IP, Kasi Umpeg Deni Kurniawan, serta para kepala desa dan anggota BPD dari lima desa sekitar.








