Plt Asisten I Pemkab Natuna, Budi Dharma Himbau Saat Paslon Mendaftar ke KPU Harus Patuhi Sprotokol Kesehatan

Natuna (Gebraknews)-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pendaftaran Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati tahun 2020 dengan Partai Politik dan Stake Holder, yang berlangsung di Hotel Trend Central, Ranai, pada Kamis (03/09/2020) siang.

Dalam sambutannya Ketua KPU Natuna, Junaedi mengatakan, bahwa masa pendaftaran partai politik atas paslon yang diusung, berbeda dengan Pemilu sebelumnya, karena situasi pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Perlu kita diskusikan situasi saat di KPU dan konvoi saat mengusung calon masing-masing. Jadi perlu kita kaji apa yang musti kita laksanakan maupun persiapkan pada hari pendaftaran serta pengamanannya dari pihak TNI-Polri nantinya,” kataJunaedi.

Kata dia, tujuan mereka adalah terkait pencalonan dari partai masing-masing dengan mekanisme yang harus disepakati bersama.

“Untuk lebih lanjut dari partai pengusung masing-masing paslon, agar lebih mudah untuk satgasnya, apalagi dengan segala keterbatasan dimasa Covid-19 dengan aturan protokol kesehatan yang harus kita ikuti,” kata Junaedi.

Sementara itu salah seorang perwakilan Partai pengusung calon pasangan Wan Siswandi – Rhodial Huda, Wan Arismunandar menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan pendaftaran di hari pertama masa pendaftaran calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Natuna, pada hari Jum’at (04/09) sekitar pukul 13:00 Wib.

Ia meminta kepada pihak KPU tentang mekanisme mengusung paslon pada masa Pendaftaran. Sebab dari 7 partai politik ditambah dengan para simpatisan, dapat menimbulkan penumpukan masa disekitar kantor KPU Natuna.

“Soal tempat yang disediakan KPU maksimal sebanyak 30 orang, partai koalisi sangat berharap perhatian KPU disini, namun kami juga akan mengikuti protokol kesehatan,” ujar Wan Aris, dari Partai Nasdem.

Sementara itu Kabagops Polres Natuna, Kompol Hendrianto, menyarankan agar KPU Natuna melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan PDAM. Tujuannya supaya nanti dalam proses pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati, tidak terjadi kesalahan teknis.

“Karena kamibdari pihak Kepolisian hanya fokus menangani masalah pengamanan dan gangguan Kamtibmas, selama proses Pilkada berlangsung,” kata Hendrianto.

Dijelaskannya, bahwa pihaknya akan selalu mensiagakan 12 orang personel di kantor KPU Natuna dan 12 orang oersonel di kantor Bawaslu Natuna.

“Namun saat pengamanan rute konvoi dan parkir kendaraan masa, kami akan menyiapkan sekitar 50 orang personel,” katanya.

“Tata tertib ketika sampai di KPU harus tetap mengikuti aturan KPU, dan wajib pakai masker dan mengikuti protokol kesehatan serta masa pendaftaran jangan sampai ada gejolak di tengah-tengah masyarakat,” pinta Kabagops.

Sementara Plt. Asisten I Pemkab Natuna, Budi Dharma menjelaskan, bahwa saat ini telah ada Peraturan Bupati Natuna nomor 51 tahun 2020, tentang disiplin protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.

“Kita sebagai subjek produk hukum protokol kesehatan ini, harus selalu mematuhi aturan yang berlaku, walaupun Natuna masih zona hijau. Dan ini yang harus kita jaga selama musim pandemi corona,” ujar Budi Dharma.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Dandim 0318/Natuna Letkol Arm Asep Ridwan, SH.M.Han, Ketua Bawaslu Natuna Khairurijal, Kepala Dinas Perhubungan Iskandar Dj, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Natuna, Syawal Saleh, perwakilan Satpol PP serta perwakilan Parpol pengusung pasangan calon masing-masing. (Red)

Pos terkait