PPP Gelar Muktamar ke-9, Suhaso Monoarfa: Ini Momentum Mengembalikan Jati Diri PPP

Gebraknews.co.id, Batam – Tiga Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar konsolidasi dan sosialisasi pra muktamar PPP yang ke IX yang dihadiri Plt. Ketum Partai berlambang Ka’bah tersebut yaitu Dr. H. Suharso Monoarfa. Ketiga DPW bersama DPC PPP yang turut hadir yakni dari Provinsi Kepri, Bangka Belitung dan Jambi, kegiatan digelar di Hotel Harmoni Nagoya, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (21-11-2020).

Ketua DPW PPP Kepri, H. Sarafuddin Aluan menyampaikan kesiapan Kepri dalam menghadiri muktamar dan mengantarkan Plt. Ketua Umum  Dr. H. Suharso Monoarfa menjadi Ketum defenitif PPP. Hal tersebut ditegaskannya saat menyampaikan sambutan dalam dialog tertutup itu.

Bacaan Lainnya

Ketua DPW PPP Jambi, H. Evi Suherman mengungkapkan rasa optimis untuk kemenangan mantan Anggota DPR RI itu menjadi Ketum PPP dengan membawa rombongan Pengurus Wilayah dan DPC dalam acara muktamar.

Senada dengan Jambi, Ketua DPW Bangka Belitung (Babel) Amri Cahyadi, berharap Muktamar ke-9 PPP menjadi momentum tonggak untuk melompat agar PPP menang di Pemilu 2024 Nanti.

“Kami meyakini kehadiran Calon Ketua Umum malam ini sebagai bukti komitmen membangkitkan kembali kejayaan PPP. Dan beliaulah yang pantas dan siap memimpin PPP saat ini,” ungkap ketua DPW Babel yang disambut tepuk tangan oleh peserta konsolidasi.

Calon Ketum PPP, H. Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa Muktamar PPP kali ini ditunggu-tunggu masyarakat dan pejabat negara karena mengkombinasikan teknologi dengan massa yang banyak dikala kondisi pandemi covid-19.

Menurut Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar yang akan digelar di Makassar, Ada 1200 utusan, ditambah peserta penghibur sekitar 500 orang dengan total hampir 2000 di sekita arena muktamar. Protokol ini penting, untuk diikuti demi menghidari kerumunan dan kita bentuk barisan.

“Kita minta semua tegakkan protokol kesehatan mulai hari ini. Semua peserta harus lolos tes covid. Yang ada di ruang muktamar hanya yang punya hak suara. sedangkan yang lain hadir secara virtual. Tapi ada di Makassar,” ungkap tokoh politik PPP kelahiran Mataram, NTB itu.

Monoarfa menginginkan momentum muktamar sebagai wujud membangun kembali persatuan Indonesia dan membangkitkan kejayaan PPP. Oleh karna itu tag line dalam muktamar Ke-9 yakni “Merawat Persatuan dengan Pembangunan.”

“Mengaitkan merawat terus indonesia dengan pembangunan, sama dengan mengembalikan jati diri PPP. Dan mengembalikan keagungan lambang ka’bah. Sehingga secara perlahan dan pasti mengembalikan pemilih PPP,” tutupnya.

(Red)

Pos terkait