Gebraknews.co.id, Pasuruan – Manajemen RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan memberikan klarifikasi resmi terkait berita viral mengenai krisis obat dan dugaan pelepasan infus pasien karena keterbatasan stok. Pihak rumah sakit menyampaikan permohonan maaf atas kendala pelayanan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan penelusuran internal, manajemen menyatakan bahwa stok obat tertentu memang mengalami kekosongan. Hal ini disebabkan hambatan logistik dalam perjalanan sehingga pengiriman obat dan bahan medis habis pakai tidak dapat dipenuhi sesuai jadwal. Selain itu, adanya pergeseran anggaran pada sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit turut memperlambat proses pemenuhan kebutuhan obat.
Penerapan sistem e-katalog versi 6 juga menjadi tantangan baru karena pemesanan obat kini harus melalui sistem yang mensyaratkan ketersediaan anggaran sejak awal, berbeda dengan mekanisme sebelumnya.
Humas RSUD dr. R. Soedarsono, dr. Dya Luciana, membenarkan bahwa beberapa jenis obat sedang kosong dalam beberapa minggu terakhir. Meski demikian, tenaga medis masih dapat menggunakan obat alternatif.
“Kondisi ini memang dikeluhkan oleh tenaga medis, tetapi masih bisa diganti dengan obat lain,” ujarnya saat ditemui awak media, Senin (1/12/2025).
Terkait isu pelepasan infus pada pasien anak, Lucia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia memastikan tindakan medis yang dilakukan murni berdasarkan kondisi pasien.
“Infus dilepas karena pasien tersebut sebentar lagi akan pulang (KRS), sehingga terapi dilanjutkan dengan obat injeksi sesuai arahan dokter, bukan karena kekurangan stok infus,” tegasnya.
Sebagai respons cepat, pihak manajemen telah mengambil langkah-langkah penanganan, antara lain:
- Berkoordinasi dengan penyedia untuk percepatan pengiriman.
- Menyesuaikan jadwal distribusi internal dan mempercepat proses penerimaan barang.
- Mengoptimalkan stok buffer serta penggunaan alternatif untuk menjamin kelangsungan pelayanan.
- Melakukan evaluasi internal terkait proses pemesanan dan pengadaan.
Manajemen RSUD dr. R. Soedarsono menegaskan komitmen mereka untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta terbuka terhadap saran dan keluhan masyarakat.
“Untuk penyampaian masukan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp pengaduan di nomor 081 336 223 834,” pungkas Humas RSUD.
Pihak rumah sakit juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian masyarakat dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan.
(Ichwan)








