Segera Diadili di PN Rantauprapat, Polda Sumut Sudah Melimpahkan Tersangka Dan Barangbukti “Gembong” Narkoba Labuhanbatu

Gebraknews.co.id, Labuhanbatu – Polda Sumatera Utara, telah melimpahkan tersangka, barangbukti tahap II “gembong narkoba” kelas wahid di Labuhanbatu atas nama IP alias Man Batak ke Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, dan perkaranya segera disidang di Pengadilan Negeri Rantauprapat.

IP alias Man Batak merupakan salah satu gembong narkoba kelas wahid,  mengendalikan peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu sekitar satu dekade (sepuluh tahun). Pekerjaan menggeluti usaha peredaran “barang haram  itu, dia lakoni seusai dorinya menjadi pekerja migran di  Negeri jiran Malaysia.

Ia memiliki pangsa pasar besar narkoba yang luas melalui jaringannya. Bahkan saking besarnya penghasilan mampu mengumpulkan kekayaan mencapai puluhan miliar rupiah serta sejumlah mobil mewah.

Tim Satres Narkoba Polda Sumut kemudian melakukan pengembangan jaringan Irman dan menangkap seorang pria berinisial AL di Medan pada Rabu (13/1/2021) dengan barang bukti sabu seberat 22 kilogram.

Kemudian Minggu (31/1/2021), petugas mengamankan tersangka BT dan FP di Bandara Kualanamu dengan barang bukti satu kilogram sabu.

Selanjutnya, pada Sabtu (6/2/2021), petugas menangkap empat orang lagi di Bandara Kualanamu, yakni M, MS, MCB, dan MF. Dari keempat orang tersebut, petugas menyita sabu 1,9 kilogram.

Tertangkapnya IP kala itu, mendapat apresiasi dari masyarakat. Termasuk dari kalangan netizen di dunia maya.

Setidaknya, ada dua kasus perkara yang dihadapi tersangka. Kasus pertama, dugaan kasus narkoba dalam hal ini berperan sebagai bandar atau cukong. Sedangkan kasus kedua, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Ya, benar sudah dilimpahkan perkara ‘cukong’ narkoba ini ke Kejaksaan Negeri Labuhanbatu”, ucap Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Firman Simorangkir di Rantauprapat, Kamis (30/9/2021) siang.

Menurut Firman, pelimpahan perkara ini ke Kejaksaan Negeri Labuhanbatu dari Polda Sumatera Uttara, karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus tersebut berada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Labuhanbaru.

Firman menyampaikan, Kejaksaan Negeri Labuhanbatu telah membentuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), berjumlah sebanyak 7 (tujuh) orang. Ditambahkannya tim sudah meneliti berkas dan tengah mempersiapkan surat dakwaan, untuk segera di limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat.

“Tim JPU  memiliki tenggat waktu 14 hari menyusun dakwaan, sejak diterima minggu pertama dalam bulan September 2021 ini. Kemudian diperpanjang lagi hingga 25 Oktober 2021”, katanya.

Dijelaskannya, penahanan tersangka selanjutnya berpindah tanggungjawab dari tim penyidik Polda Sumatera Utara, menjadi tanggungjawab penahanannya ke Kejaksaan Negeri Labuhanbatu. Dalam minggu ini, perkara atas nama tersangka IP alias Man Batak akan di limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat dan saat ini tersangka di titipkan di Polres Labuhanbatu.

Sebelumnya, Polda Sumut menangkap buronan kasus kepemilikan narkotika jenis sabu sebanyak 5 kilogram, IP di Jalan Jenderal Sudirman Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu (9/1/2021) siang.

Tersangka ditangkap bersama dua orang temannya, yakni KH dan LY di dalam mobil, dengan barang bukti lima bungkus plastik berisikan sabu. Irman sempat kabur, Minggu (10/1) dini hari, ketika Polisi melakukan pengembangan.

Atas perbuatannya, ersangka IP dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Narkotika dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Adapun barang bukti yang disita, diantaranya 14 sertifikat tanah dan bangunan, airsoftgun, uang tunai sekira Rp 500 juta dan lima unit mobil mulai dari Xpander, Robicon, Pajero, L300, ada CRV. (Yasmir)

Pos terkait