Tangis Pilu Muhammad Sultan Berbuah Manis, Dirinya Diterima Bekerja di Polsek Kualuh Hulu

Gebraknews.co.id, Labuhanbatu Utara – Tangis pilu Muhammad Sultan bersama tiga adiknya, ditinggal ayah dan ibunya yang wafat karena divonis terpapar covid-19 beberapa waktu lalu, akhirnya berbuah manis.

Pasalnya, Sultan sejak Jumat (24/9/2021) pagi, diterima bekerja di Polsek Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, berstatus sebagai pekerja harian lepas.

Sultan sebelumnya terpaksa berhenti kuliah di salah satu Universitas di Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, karena ketiadaan biaya. Kemudian dirinya sempat bekerja di Pasar Aekkanopan, untuk membiayai kehidupan dirinya bersama tiga adiknya.

Kepedihan hidup yan dialami Muhammad Sultan warga Labuhanbatu Utara inipun, sampai ke Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan SIK MH. Dalam kunjungan kerjanya ke Polsek Kualuh Hulu di Aekkanopan, Kamis (23/9/2021), Kapolres selain memberikan bantuan dia juga menjanjikan pekerjaan kepada Muhammad Sultan.

“Silahkan Muhammad Sultan bekerja sebagai PHL di Polsek Kualuh Hulu”, ucap Kapolres saat bertemu Sultan dan tiga adiknya itu.

Ternyata, ucapan Kapolres itu bukan sekedar isapan jempol. Sejak Jumat (24/9/2021), Muhammad Sultan telah masuk kerja di Polsek Kualuh Hulu. Muhammad Sultan pun bisa tersenyum dan bahagia. Karena ia sudah punya pekerjaan sebagai PHL di Unit Intelkam Polsek Kualuh Hulu.

“Puji syukur kepada Allah dan terimakasih yang tak terhingga kepada bapak Kapolres Labuhanbatu, yang telah sudi mempekerjakan saya di kantor Polsek kualu Hulu”, ucap Muhammad Sultan saat ditemui di Polsek Kuakuh Hulu, Jumat (24/9/2021) pagi.

Katanya, dengan bekerjanya dia di Polsek Kualuh Hulu ini, di harapkan sedikitnya bisa membantu beban ekonomi dirinya bersama ketiga adiknya.  “Semoga Allah SWT selalu melindungi bapak Kapolres dan keluarga dari segala bentuk mara bahaya. Dipanjangkan umur nya, dan di mudah kan segela bentuk rezekinya.  Amin ya Allah”, pinta Muhammad Sultan dalam doanya. (Yasmir)

Pos terkait