Tekan dan Cegah Kenakalan Remaja, Polresta Barelang Gelar Operasi Bina Kusuma Seligi di SMPN 41 Lubuk Baja

Gebraknews.co.id, Batam – Dalam rangka mencegah dan menekan kenakalan remaja, terutama di tingkat pelajar, Polresta Barelang melakukan giat Operasi Bina Kusuma Seligi 2019 yang dilaksanakan di Smp N 41 Kecamatan Lubuk Baja, Senin, (7/10/2019).

Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa- siswi dan didampingi oleh guru-guru SMPN 41. Sementara dari Polres dihadiri oleh sejumlah Kanit Bimas Polsek-polsek yang ada di kota Batam, diantaranya Ipda selamet Kanit Bimas Polsek Batam Kota,
Iptu. Karel H. Kanit Bimas Polsek Lubuk Baja, Iptu Klamer. M. Kanit Bimas polsek Bengkong, Aipda. Rudolf Sihombing. Ps. Kanit Bimas Polsek Sei Beduk,
Ipda. Waluyo dan Aiptu Heriyandra SH dari Bimas Polresta Barelang, serta Kasat Bimas Kompol. Ramses Marpaung yang bertindak sebagai Kasatgas 1 Operasi Bina Kusuma seligi 2019.

Muat Lebih

Dalam sambutannya, Satgas Bimas Polresta Barelang menyampaikan, hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Kapolres agar pihak kepolisian bisa mensosialisasikan dan memberikan arahan dalam bentuk Operasi Bina Kusuma.

“Operasi Bina Kusuma ini meliputi 6 hal, yaitu: pertama tentang bahaya penggunaan narkoba di kalangan masyarakat dan di kalangan remaja atau anak sekolah. Yang ke dua Memberikan arahan tentang kenakalan atau premanisme di kalangan remaja. Kami juga menghimbau kepada siswa siswi Smp N 41, untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang berbau sara dan agar selalu berhati hati dalam penggunaan mensos atau internet, tidak ikut-ikutan dalam pelaksanaan demo mahasiswa dan yang paling penting adalah memberikan call center Polresta Barelang 110, apabila mendapatkan permasalahan ditengah warga masyarakat yg memerlukan Polisi, agar segera disampaikan,” ucapnya.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini para pelajar bisa memahami apa yang disampaikan, guna menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Kami berharap agar siswa-siswi SMP Negeri 41 Batam dapat memahami apa yg disampaikan dan patuh dalam aturan sekolah dan masyarakat dalam penggunaan medsos atau internet dan saling menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, serta mengerti dampak dan buruk dalam kenakalan remaja dan bahaya pengguna narkoba di kalangan anak sekolah atau remaja,” timpalnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Waka kurikulum Pijor Siregar selaku pendamping anak SMP N 41. Dia mengaku senang dengan adanya kegiatan ini dan mengapresiasi pihak kepolisian.

“Saya sangat senang sekali dengan kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh pihak kepolisian karena ini akan membuat anak anak mengerti dengan bahaya narkoba dan premanisme apalagi Internet saya selaku perwakilan dari sekolah mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan penyuluhan di sekolah kami,” katanya. (Mal)

Pos terkait