Gebraknews.co.id, Batam – Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau dari Partai Perindo, Andi Kusuma, SH, M.Kn tidak terbukti melakukan money politik yang di tuduhkan kepadanya.

“Surat bukti SP3 yang sudah saya terima, yang isinya, Surat ketetapan penghentian penyidikan  terhadap saya telah terbit dengan Nomor :S.TAP/68.B/Xll/ Reskrim Tanggal 03 Desember 2018 penyidikan atas nama tersangka Andi Kusuma SH, M,Kn dihentikan tidak memiliki bukti yang cukup alias tidak akurat akurat” kata Andi Kusuma, SH, M.Kn, Sabtu (15/12/2018) kepada awak media di kediamannya.

Pria yang juga Ketua DPW Partai Perindo Kepri ini mengatakan, ia di tuduh melakukan money politik  disela-sel kunjunganya di Karimun oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun dan Polres Karimun.

Dugaan money politik yang dituduhkan kepada Caleg DPRD Kepri dari Dapil 4 Batam (Lubuk Baja, Bengkong Batumbar dan Batam Kota) itu muncul disela-sela kunjunganya ke Karimun. Dia pun menilai hal ini sebagai cerminan masih buruknya politik saat ini.

Dan ia menyesalkan tindakan Bawaslu Karimun yang terlalu ceroboh menetapkan dirinya tersangka.

Menurut Andi Kusuma, hal itu sangat  mencoreng nama baiknya.

“Hal ini mencoreng nama baik saya, Namun saya berdoa saja sama Tuhan, biarlah kebenaran berjalan dengan sendirinya,” kata Andi.

Dukungan dari beberapa pihak, seperti LSM ,OKP, dan Ormas terus mengalir ke Andi Kusuma. Sejumlah LSM, OKP, dan Ormas mendukung Andi Kusuma untuk memperjuangkan haknya sebagai calon Legislatif.

 Penulis: Arif

Editor: Ifan