0

alreinamedia.com – Batam, pada tgl (16/09/2017)
Wujudnya dan berjalan lancar untuk operasi DVI semakin modern dan profesional

Djarot Wibowo Kabiddokes Polda Kepri menerangkan
Bahwa bagaimana tentang Optimalisasi operasi DVI secara profesional dan modern berbasis kemitraan pemerintah daerah dan kepolisian daerah serta masyarakat, tema ini berawal dari rangkaian kegiatan dari tahun 2016 “yang mana polda kepri terjadi 6 kali disatker yang membutuhkan tindakan indifikasi di DVI.

Selama 6 kali disatker kurang lebih ada sekitar korban 159 tindakan indifikasi DVI, untuk kepri ukurannya Polda Kepri kapasitas cukup besar. Karena Polda Kepri dengan kapasitas sarana prasarana yang minimal “namun terjadinya saat terjadi bencana sudah ada pemberitahuan dan mendapatkan antensis buddokes dan mengetahui juga kepada Gubernur dengan Kapolda Kepri.

Sudah ada terjadi nya korban kapal tenggelam di johor perairan Malaysia, korban jenazah telah ditemukan di Bintan sampai ke Batam. Korban jenazah telah ditemukan ada sekitar 28 orang jenazah di perairan Kepri yaitu Bintan dan Batam.
Walaupun kejadian ini tetap dilayani dengan baik, sebagaimana pelayanan ini korban jenazah telah tidak terindifikasi ada sekitar 39 orang dari jumlah korban jenazah sekitar 159 orang.

Dalam hal pelayanan ini jenazah korban terhambat mengenai masalah logistik, upaya dalam pengelolaan jenazah korban tersebut
“Siapa yang menyediakan petinya dan untuk pengiriman jenazah korban tersebut dalam aliwaris nya. Tetapi jenazah korban bukan diBatam, diluar Batam seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Jawa, Lampung, Medan, Jambi hampir semua kota dan tapi tidak termaksud di Papua tidak ada TKI.

Dengan ada nya kemitraan antara Pemda Provinsi dan Polda Kepri dalam penyelenggaraan operasi DVI akan lebih optimal, tujuannya agar dapat menyelesaikan dalam jangka pendek, jangka panjang.
Jangka pendeknya :
Tersusunnya rancangan pergub dan revisi struktur organisasi DVI Provinsi.
Terlaksananya MoU antara Gubernur dan Kapolda Kepri.
Tersusunnya Kepada Kapolda Kepri tentang SOP antar Satker Polda.
Terbitnya kepada kapolda Kepri tentang aplikasi operasi DVI.
Tersosialisasinya MoU, SOP dan Aplikasi.
Jangka panjang :
Terbangunnya pusat rujukan Forensik DVI Provinsi Kepri.

Saya harap kedepannya akan lebih baik lagi untuk dalam pelaksanaan kemitraan antara Pemda Provinsi dan Polda Kepri dalam penyelenggaraan operasi DVI akan lebih optimal. Bahkan melaksanakan pelayanan ini terbaik Kedepannya dalam hal tugas dan kerjasamanya. (toni)


Like it? Share with your friends!

0

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format