Tua Ditangkap Petugas, Keluarga dan Masyarakat Hadang Polisi

Gebraknews.co.id, Labuhanbatu – Petugas menangkap Tua, terduga bandar narkoba jenis sabu dari Desa Tanjungsarang Elang, Kecamatan Panaihulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Senin (11/10/2021) lalu,  sekira pukul 21.00 WIB di depan rumahnya.

Sementara pihak keluarga bersama warga setempat, memberikan perlawanan dengan cara melakukan pelemparan dan pengahadangan terhadap personil Sat Narkoba, dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu dan Kanit Idik I Ipda Sarwedi Manurung.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan SIK MH, melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021) membenarkan, kalau pihaknya ada menangkap  RNH  alias Tua (35 tahun), warga Dusun Amal, Desa Tanjungsarang Elang, Kecamstan Panai Hulu.

“Petugas mendapat perlawanan dari pihak keluarga dan warga masyarakat di sekitarnya, dengan melakukan pelemparan dan pengahadangan terhadap personil Sat Narkoba”, ucap Martualesi.

Katanya, tersangka ditangkap berdasarkan pengembangan dari seorang kaki tangannya, berinisial MK alias Biru (31 tahun), warga Tanjung Haloban Negeri lama, yang ditangkap dengan cara undercover buy di Simpang Jawi-jawi, Desa Selat Besar, Kecamatan Panai Hulu

Dari kedua tersangka, katanya, disita barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 5,66 gram bruto, uang tunai Rp 1.550.000, 5 (lima) unit HP dan 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha RX King.

Ditambahkannya, setelah kedua tersangka berhasil diamankan, selanjutnya selama 5 (lima) hari dilakukan pengembangan ke wilayah Medan dan Tanjung Balai. dan Team telah kembali, namun tidak berhasil dikembangkan diduga informasi telah bocor.

Dari keterangan RNH alias Tua,  ayah 4 (empat) orang anak ini menerangkan, sudah 2 (dua) tahun lebih, terlibat dalam peredaran narkoba. Dengan keuntungan setiap hari Rp 600.000 hingga Rp 1.000.000.  Dia (RNA) mengaku, MK alIas Biru, merupakan salah satu kaki tangannya.

“Atas penangkapan ini, terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 yo 132 Undang-undang 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara (Yasmir)

Pos terkait