Wabup Gerry Trisadwika Hadiri Gotong Royong di Mandiangin, Apresiasi Sinergi Forkopimcam

Sarolangun, gebraknews.co.id – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisadwika, menghadiri kegiatan gotong royong di Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jumat (23/5/2025). Kegiatan ini berlangsung penuh keakraban dan semangat, didukung kehadiran unsur Forkopimcam dan masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Gotong royong dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dihadiri Camat Mandiangin Haris Fadilah, Kapolsek Mandiangin AKP Wahyu Seno Jadmiko beserta jajaran, Danposramil Nofrianto Dirgantara, Korwil Pendidikan Arpandi beserta staf, serta para kepala desa, di antaranya Kades Mandiangin Heriyanto, Kades Kute Jaye Ansory, Kades Pasar Mandiangin Kuriayadi, Kades Bukit Peranginan Ida Ziana, dan Pj Kades Gurun Tuo Simp. Arios, S.Pd. Hadir pula unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, Plt BPP Mandiangin Hamidi, kepala sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kecamatan Mandiangin, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan anggota BPD.

Dalam apel penutupan kegiatan, Wabup Gerry Trisadwika menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong tersebut.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sejak pagi. Gotong royong ini sangat luar biasa. Bahkan, sebelum saya tiba pun, kegiatan sudah dimulai,” ungkapnya.

Wabup juga menyoroti persoalan sampah yang selama ini menjadi momok di Kecamatan Mandiangin, khususnya di sepanjang tebing sungai yang selama puluhan tahun dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal.

“Hari ini kita bersama-sama membersihkan lokasi tersebut. Ini menjadi perhatian serius Pemda. Kita sudah diskusikan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan OPD terkait. Penanganan ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan pengelolaan sampah dapat dikelola oleh masing-masing desa, melalui unit usaha seperti BUMDes. Saat ini tempat pembuangan akhir (TPA) sudah tersedia, namun belum dapat difungsikan secara maksimal karena kendala akses dan sarana prasarana yang belum lengkap.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan gotong royong sebagai gerakan bersama. Ini budaya kita yang harus kita hidupkan kembali, demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman di kampung halaman kita,” tutupnya.

Penulis: Mara
Editor: R. Piliang

Pos terkait