Warga Labuhanbatu Utara Tangkap Ikan Raksasa, Beratnya Hampir Setengah Kuintal

Gebraknews.co.id, Labuhanbatu Utara – Viral di mediasosial, vidio masyarakat menyaksikan seekor ikan tapah seberat 48 kilogram, yang ditangkap 8 (delapan) warga Lingkungan 11 Bogak, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara dari Sungai Kualuh, pada Selasa (16/11/2021).

Menurut pantauan gebraknews.co.id, Kamis (18/11/2021) sekitar pukul 08.00 WIB pagi, vidio berdurasi sekitar 31 detik yang diposting di grup #Laburaku di laman mediasosial facebook sejak sehari sebelumnya, sudah 24 kali dibagikan, dan tayang sebanyak 8.342 kali.

Seperti diketahui, nama Latin dari ikan tapah,  yaitu Wallago.  Ikan tapah termasuk marga beberapa ikan berkumis (Siluridae), pemakan daging (karnivora) berukuran besar. Berasal  dari wilayah Asia tropika.

Sampai saat ini, tercatat ada lima jenis anggotanya, dengan jenis yang paling umum adalah tapah asia Wallago attu.

Salah seorang warga setempat, Agusto Siagian, kepada awak media menyebutkan, orang pertama melihat ikan tapah itu timbul di permukasn sungai, bernama Jamil. “Jamil melihat ikan tersebut, saat bekerja membuat dan memperbaiki perahu di tepi Sungai Kualuh di Guntingsaga”, ucap Agusto.

Menurut Agusto, ketika Jamil melihat ikan yang panjangnya lebih kurang 1,5 meter muncul dipermukaan sungai, secara spontan Jamil masuk ke sungai berupaya menangkapnya.

Katanya, Jamil tidak seorang diri menangkap ikan tapah itu. Tetapi dia dibantu sejumlah temannya. Dan Jamil pun berhasil menangkap dan mengangkat ikan tersebut dari Sungai Kualuh.

Lokasi penangkapan ikan tapah ini,  sekira 800 meter arah ke hilir jembatan Sungai Kualuh di Guntingsaga. Siagian menambahkan, setelah berhasil menangkap ikan, sebagian daging ikan dijual dan sebagian lagi dikonsumsi. Ikan itu dijual sekira Rp 50 ribu per kilogramnya. Pada hari biasa, ikan jenis itu bisa laku dijual sekira Rp 80 ribu per kilogram. (Yasmir)

Pos terkait