Warga Serasan Antusias Sambut Kedatang Wan Siswandi-Rodial Huda , Target Menang

Natuna (Gebraknews)-Ratusan masyarakat antusias menyambut kedatangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Natuna periode 2020 -2025, Wan Siswandi- Rodial Huda atau  dengan pasangan WS – RH,  (15/10/2020)

Dari pantauan media ini pasangan WS – RH nampak bahagia, kala sentuhan semangat yang diberikan masyarakat, simpatisan, relawan pendukung mewarnai cerianya waktu menyambut kedatangan pasangan WS-RH tiba di pelabuhan Serasan.

Bacaan Lainnya

Sementara dalam penyampaian singkat Wan Siswandi di hadapan  masa pendudungnya bahwa, untuk tetap bersatu dan tetap kita memang di pertarungan 9 Desember nanti.
“Kita tetap komitmen dan menunggu pada tanggal mainnya tetap optimis menang ,’’kata Wan Siswandi.

Oleh karena itu, Wan Siswandi sampaikan kepada seluruh masyarakat, tanamkan niat dan jangan memandang perbedaan itu sebagai lawan, akan tetapi Pilkada ini adalah kontestasi untuk memilih kepala daerah dan harus memilih pemimpin yang berkualitas untuk melihat negeri yang kita cintai ini.

“Kita tetap yakin di tanggal 9 Desember nanti, kita tetap menang dan kita adakan perubahan untuk menu masyarakat Natuna maju dan sejahtera,’’harapan Wan Siswandi

Dalam kesempatan itu Wan Siswandi juga menambahkan,  rencana mereka membangun landasan pesawat perintis untuk Susi Air. Selain untuk mempermudah sarana transportasi, Susi Air juga bisa digunakan pada saat-saat darurat.

“Disamping itu, kalau ada warga kita yang sakit dan perlu rawatan segera dari pihak rumah sakit umum, Susi Air bisa digunakan untuk itu,” ujar  Wan Siswandi.

Wan Siswandi menegaskan, selain urusan pembangunan infrastruktur, WS-RH akan mengurus bidang keagamaan.

“Urusan agama itu yang utama. Untuk itu saya dan Pak Rodhial Huda sepakat untuk membangun Islamik centre di masjid Agung dan tiap kecamatan,” ujar Wan Siswandi.

Islamik Centre digunakan untuk pusat belajar agama, baik dari membaca Alqur’an hingga belajar sholat.

“Karena kalau kita sibuk membangun infrastruktur namun melupakan agama, tentu tidak baik bagi masyarakat dan daerah. Untuk itu kita juga akan menyelesaikan masjid-masjid yang belum selesai, tentu dengan kemampuan anggaran daerah yang ada nantinya,” tutupnya. (Red)

 

 

 

Pos terkait